![]()
Batu Bara– Polres Batu Bara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendistribusian hasil panen jagung dari wilayah hukum Polres Batu Bara ke Gudang Bulog Asahan, Senin (24/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 18,776 ton jagung berhasil dikirim dan diterima di Gudang Bulog Asahan sekitar pukul 10.00 WIB. Hasil panen tersebut kemudian menjalani proses penimbangan dan pemeriksaan oleh pihak Bulog.
Berdasarkan hasil penimbangan, jagung yang dikirim memiliki kadar air 13,4 persen dengan total berat mencapai 18,776 ton.
Proses pengiriman turut didampingi Kanit Gakkum Satlantas Polres Batu Bara Ipda Junaidi, S.H. bersama personel Bag SDM Aiptu Misno, sebagai bagian dari pengawalan dan pendampingan distribusi hasil panen.
Dengan adanya pendistribusian tersebut, akumulasi hasil panen jagung dari wilayah hukum Polres Batu Bara yang telah disalurkan ke Bulog Asahan sejak Januari hingga 24 Agustus 2026 kini mencapai 370,607 ton.
Capaian tersebut menjadi salah satu bentuk nyata dukungan Polres Batu Bara terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pertanian dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, khususnya para petani.
Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., C.P.H.R., CBA menegaskan bahwa jajaran Polres Batu Bara akan terus memberikan dukungan terhadap program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
“Polres Batu Bara berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional. Distribusi hasil panen jagung ini merupakan bentuk nyata sinergi antara Polri, masyarakat, para petani, dan Bulog dalam memastikan hasil produksi pertanian dapat terserap dengan baik,” ujar AKBP Dony Satria Wicaksono.
Menurutnya, keberhasilan mendistribusikan ratusan ton jagung ke Bulog tidak hanya menjadi capaian dalam mendukung program pemerintah, tetapi juga menunjukkan adanya kerja sama dan semangat masyarakat dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
“Kita ingin hasil produksi masyarakat, khususnya para petani, dapat tersalurkan melalui jalur yang tepat dan memberikan nilai manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. Karena itu, sinergi dan pendampingan akan terus kita lakukan,” tegasnya.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses produksi hingga pendistribusian hasil panen jagung ke Bulog Asahan.
“Capaian 370,607 ton jagung yang telah didistribusikan sejak Januari hingga 24 Agustus 2026 merupakan bukti bahwa sinergi Polri bersama masyarakat berjalan dengan baik. Ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan,” pungkasnya.
Pendistribusian hasil panen jagung tersebut sekaligus memperlihatkan peran aktif Polres Batu Bara dalam mendukung ekosistem ketahanan pangan, mulai dari mendorong produktivitas hingga memastikan hasil pertanian masyarakat dapat terserap.
Dengan total 370,607 ton jagung yang telah didistribusikan ke Bulog Asahan hingga 24 Agustus 2026, Polres Batu Bara berharap produktivitas petani di wilayah hukumnya semakin meningkat dan program ketahanan pangan nasional dapat berjalan secara berkelanjutan.
Langkah tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Polri, masyarakat, petani dan Bulog dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Batu Bara.
(Nando Sagala)

















Komentar