![]()
BATU BARA — Suasana penuh haru mewarnai pelepasan tiga personel Polres Batu Bara yang memasuki masa purna bakti. Momen penghormatan atas pengabdian tersebut dilaksanakan melalui tradisi Pedang Pora di lingkungan Polres Batu Bara, Kamis (10/9/2026).
Ketiga personel yang memasuki masa purna bakti tersebut yakni Kompol Cecep Suhendra, AKP Manimbul Siagian dan Aiptu Hotlin Sihombing.
Sebelum prosesi pelepasan, Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA., menyerahkan Keputusan Kapolda Sumut, medali dan cenderamata kepada ketiga personel sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas di institusi Polri.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan tradisi Pedang Pora. Kapolres Batu Bara bersama Ketua Bhayangkari Cabang Batu Bara Ny. Dilla Dony memberikan pengalungan bunga dan buket bunga kepada personel yang memasuki masa purna bakti.
Ketiga personel selanjutnya mendapat penghormatan dari pasukan Pedang Pora sebelum berjalan melewati gerbang Pedang Pora.
Suasana semakin haru ketika prosesi pelepasan diiringi puisi. Ketiga personel kemudian didampingi Kapolres Batu Bara beserta Ketua Bhayangkari menuju kendaraan yang telah disiapkan.
Tradisi tersebut menjadi bentuk penghormatan institusi terhadap perjalanan panjang para personel yang telah mengabdikan diri dalam menjaga keamanan, memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjalankan tugas Kepolisian.
Kapolres: Terima Kasih atas Dedikasi dan Pengabdian
Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada ketiga personel atas loyalitas, dedikasi, pengorbanan dan pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas.
Menurutnya, masa purna bakti bukanlah akhir dari sebuah pengabdian. Nilai-nilai pengabdian yang telah ditanamkan selama bertugas diharapkan tetap menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi, loyalitas, pengorbanan serta pengabdian yang telah diberikan selama bertugas kepada bangsa dan negara, khususnya kepada institusi Polri dan masyarakat Kabupaten Batu Bara.”
Kapolres berpesan agar para personel yang telah memasuki masa purna bakti tetap menjaga hubungan baik dengan keluarga besar Polri dan terus memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.
“Purna bakti bukan berarti berakhirnya pengabdian. Jadilah teladan di tengah masyarakat dan teruslah berkontribusi sesuai dengan kemampuan masing-masing. Tetaplah menjadi bagian dari keluarga besar Polri.”
Pengabdian Berakhir, Silaturahmi Tetap Terjaga
Prosesi Pedang Pora tersebut menjadi simbol bahwa perjalanan kedinasan ketiga personel di institusi Polri telah sampai pada tahap akhir, namun hubungan kekeluargaan dan silaturahmi dengan keluarga besar Polres Batu Bara diharapkan tetap terjaga.
Rangkaian pelepasan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan haru. Momen tersebut sekaligus menjadi penghormatan terakhir institusi kepada personel yang telah memberikan sebagian besar masa pengabdiannya untuk Polri, bangsa, negara dan masyarakat Kabupaten Batu Bara.
Selamat memasuki masa purna bakti. Pengabdian boleh berakhir dalam kedinasan, tetapi jasa, keteladanan dan silaturahmi akan tetap dikenang.
(Nando SAGALA)
















Komentar