![]()
SAMARINDA, – Sabtu, 1 Agustus 2026 – Seorang konsumen di Kota Samarinda mengeluhkan rice cooker merek Miyako yang baru dibelinya sekitar satu minggu lalu. Menurut pengakuannya, sejak pertama kali digunakan alat tersebut mengeluarkan bau menyengat seperti karet atau kabel terbakar saat proses memasak. Bau tersebut bahkan diklaim ikut menempel pada nasi yang telah matang.
“Semenjak beli, setiap memasak selalu tercium bau karet terbakar. Yang membuat saya kecewa, nasi yang matang juga ikut berbau. Produk baru kok seperti ini,” ujar konsumen kepada
Merasa dirugikan, konsumen kemudian menghubungi Customer Service Miyako melalui layanan WhatsApp untuk meminta penjelasan sekaligus solusi atas keluhan yang dialaminya.
Dalam percakapan tersebut, pihak Customer Service menyampaikan dugaan awal bahwa permasalahan kemungkinan berasal dari komponen elemen pemanas, sistem otomatis maupun karet penutup. Namun, untuk memastikan penyebabnya, konsumen diminta membawa produk ke pusat servis di Jalan Juanda 8, Samarinda.
Karena berdomisili di Kecamatan Palaran, konsumen mengaku keberatan harus menempuh perjalanan sekitar 30 kilometer. Sebagai alternatif, Customer Service menyarankan agar produk dititipkan melalui salah satu toko di wilayah Palaran. Namun, proses tersebut harus menunggu jadwal kunjungan teknisi sekitar satu minggu.
Saat konsumen meminta pengembalian uang, Customer Service Miyako menjelaskan bahwa pihaknya hanya berwenang menangani perbaikan produk.
“Kami di sini hanya melayani perbaikan dan penjualan sparepart. Masalah pengembalian uang itu bukan wewenang kami, tergantung dari toko tempat Bapak membeli,” tulis Customer Service Miyako melalui WhatsApp.
Penjelasan tersebut dinilai belum memberikan solusi yang diharapkan konsumen. Menurutnya, produk yang baru dibeli seharusnya dapat langsung digunakan dengan baik tanpa harus menjalani proses perbaikan dan menunggu cukup lama.
Konsumen berharap instansi terkait, termasuk lembaga yang berwenang di bidang perlindungan konsumen dan pengawasan barang beredar, segera melakukan evaluasi terhadap kualitas produk Miyako yang beredar di pasaran. Menurutnya, pengawasan perlu diperketat agar setiap produk yang dipasarkan benar-benar memenuhi standar mutu dan keamanan sehingga tidak merugikan masyarakat.
“Jangan sampai ada konsumen lain yang mengalami kejadian serupa. Produk rumah tangga yang digunakan setiap hari seharusnya aman dan nyaman untuk digunakan,” tutupnya.(Fen)






















Komentar