oleh

Asyifa Swalayan Bukuan Tanggapi Keluhan Konsumen, Beras Diganti Tanpa Tambahan Biaya

Loading

SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR,— Asyifa Swalayan Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, merespons cepat keluhan konsumen terkait beras kemasan merek Mawar Melati ukuran 20 kilogram yang dijual seharga Rp372.000 per karung. Produk tersebut disebut berasal dari CV Sumber Beras Mandiri.

Keluhan disampaikan konsumen karena harga beras dinilai cukup tinggi, sementara kualitas produk yang diterima dianggap tidak sesuai harapan. Konsumen bahkan menilai kualitas beras tersebut seperti beras Bulog.

Menanggapi keluhan tersebut, Asyifa Swalayan tidak membiarkan konsumen menanggung kerugian. Beras yang telah dibeli langsung diganti dengan produk lain yang dinilai memiliki kualitas lebih baik, tanpa membebankan biaya tambahan kepada konsumen.

Dengan demikian, konsumen memperoleh beras pengganti tanpa harus mengeluarkan uang tambahan.

ASYIFA SWALAYAN DAPAT APRESIASI

Respons Asyifa Swalayan mendapat apresiasi dari konsumen. Pihak swalayan dinilai memberikan solusi secara langsung serta mengutamakan kepuasan pelanggan.

Sikap tersebut juga dinilai menunjukkan tanggung jawab terhadap keluhan konsumen, khususnya melalui penggantian produk tanpa biaya tambahan.

“Kami mengapresiasi pihak Asyifa Swalayan karena keluhan kami langsung ditanggapi dan diberikan solusi. Beras yang kami keluhkan diganti dengan beras yang lebih bagus tanpa kami diminta menambah uang. Ini bentuk pelayanan yang kami harapkan sebagai konsumen,” ujar konsumen.

STOK BERAS MAWAR MELATI HABIS

Berdasarkan keterangan admin Asyifa Swalayan Bukuan pada Minggu (6/9/2026), stok beras merek Mawar Melati tersebut saat ini telah habis.

Pihak Asyifa Swalayan juga menyampaikan bahwa beras dengan merek tersebut tidak akan dijual kembali.

Pimpinan Asyifa Swalayan menyampaikan terima kasih atas masukan dan saran dari konsumen. Pihak swalayan juga akan menghubungi serta menyampaikan persoalan tersebut kepada distributor, yakni pimpinan CV Sumber Beras Mandiri, untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut.

KONSUMEN MINTA DISTRIBUTOR DIPERIKSA

Meski keluhan konsumen telah diselesaikan melalui penggantian beras, konsumen berharap persoalan terkait produk tersebut tetap mendapat perhatian dari instansi berwenang.

Konsumen yang mewakili masyarakat meminta dilakukan pemeriksaan atau audit terhadap CV Sumber Beras Mandiri. Pemeriksaan tersebut diharapkan mencakup asal-usul, jenis, kualitas, proses pengemasan, pelabelan, hingga distribusi beras.

“Kami berharap instansi terkait juga turun tangan melakukan pemeriksaan. Kalau memang ada pelanggaran, tentu harus ditindak sesuai aturan. Ini menyangkut produk pangan yang dikonsumsi masyarakat,” ujar konsumen.

Awak media menilai langkah Asyifa Swalayan Bukuan yang segera menanggapi keluhan dan mengganti produk tanpa biaya tambahan patut diapresiasi. Respons tersebut menunjukkan pentingnya pelayanan yang terbuka, cepat, dan bertanggung jawab dalam menjaga kepercayaan konsumen.

Namun, persoalan mengenai asal-usul, kualitas, pelabelan, serta distribusi beras Mawar Melati tetap perlu ditindaklanjuti secara objektif oleh pihak distributor dan instansi berwenang.

Klarifikasi dari CV Sumber Beras Mandiri juga diperlukan agar informasi yang beredar tidak menimbulkan kesimpulan sepihak serta untuk memastikan perlindungan terhadap konsumen.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh klarifikasi resmi dari CV Sumber Beras Mandiri terkait keluhan konsumen mengenai beras merek Mawar Melati tersebut.

Pihak CV Sumber Beras Mandiri tetap diberikan ruang untuk menyampaikan klarifikasi dan hak jawab guna menjaga keberimbangan pemberitaan.(Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *