oleh

Semarak HUT ke-81 TNI! Danyonif 126/Kala Cakti Hadiri Upacara, Prajurit Tampilkan Drama Kolosal dan Pencak Silat Militer

Loading

KISARAN – Komandan Batalyon Infanteri 126/Kala Cakti (Danyonif 126/KC) Letkol Inf Muh. S. Yahya Ginting, S.H. menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di Kisaran, Kabupaten Asahan, Senin (5/10/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kehadiran Danyonif 126/KC bersama para prajurit menjadi bagian dari momentum peringatan hari jadi TNI sekaligus meneguhkan semangat pengabdian kepada bangsa, negara dan masyarakat.

Tak hanya mengikuti rangkaian upacara, prajurit Yonif 126/Kala Cakti turut memeriahkan peringatan HUT ke-81 TNI dengan menampilkan drama kolosal dan atraksi pencak silat militer yang menarik perhatian peserta maupun masyarakat yang hadir.

Drama kolosal tersebut menggambarkan semangat perjuangan, keberanian dan pengorbanan dalam mempertahankan kemerdekaan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Penampilan itu sekaligus menjadi pengingat terhadap besarnya jasa para pejuang dan pendahulu bangsa.

Suasana semakin semarak ketika prajurit Yonif 126/KC menunjukkan kemampuan melalui pencak silat militer. Gerakan yang tegas, tangkas dan penuh kekompakan menjadi gambaran kemampuan fisik, kedisiplinan serta kesiapsiagaan prajurit dalam menjalankan tugas.

Danyonif 126/KC Letkol Inf Muh. S. Yahya Ginting, S.H. mengatakan, peringatan HUT ke-81 TNI bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk semakin memperkuat semangat pengabdian dan profesionalisme setiap prajurit.

“Peringatan HUT ke-81 TNI menjadi momentum bagi kita untuk mengenang dan menghormati perjuangan para pendahulu sekaligus memperkuat tekad pengabdian kepada bangsa dan negara. Sebagai prajurit, kita harus terus menjaga profesionalisme, disiplin, loyalitas serta senantiasa siap menjalankan tugas demi menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI,” ujar Letkol Inf Muh. S. Yahya Ginting, S.H.

Menurut Danyonif, penampilan drama kolosal dan pencak silat militer juga memiliki pesan tersendiri. Selain memperlihatkan kemampuan dan kesiapan prajurit, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat patriotisme serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.

“Drama kolosal menggambarkan bagaimana semangat perjuangan dan pengorbanan para pendahulu harus terus kita warisi. Sementara pencak silat militer menunjukkan ketangkasan, kedisiplinan dan kesiapan prajurit. Nilai-nilai perjuangan inilah yang harus terus hidup dalam diri setiap prajurit TNI,” tambahnya.

Letkol Inf Muh. S. Yahya Ginting, S.H. menegaskan, Yonif 126/Kala Cakti akan terus meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit serta memperkuat sinergi dengan TNI-Polri, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

“TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat dan akan selalu hadir untuk rakyat. Kami berkomitmen terus memberikan pengabdian terbaik serta menjaga persatuan, keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Danyonif.

Melalui momentum HUT ke-81 TNI, keluarga besar Yonif 126/Kala Cakti diharapkan semakin solid, profesional dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan dengan tetap memegang teguh semangat “Setia, Jujur, Berani.”

(Tim Red-)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed