![]()
Buser24.com Langkat (Sumut) Kabar pengunduran diri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Bapak Ilhamsyah Bangun, ST., MT., bagaikan PETIR DI SIANG HARI yang menyambar hati seluruh guru dan kepala sekolah se-Kabupaten Langkat, Disaat harapan mulai tumbuh, di saat perbaikan mulai terasa nyata, sosok yang dicintai dan dipercaya ini hendak melangkah pergi, Kejujuran, kerendahan hati, dan ketulusan beliau menjadikan sosok Pak Ilham bukan sekadar pejabat — melainkan PEMBIMBING dan PELINDUNG dunia pendidikan Langkat. Langkat : Sabtu (08/08/26).
Dari kalangan kepala sekolah dan guru-guru yang tergabung dalam BCKS, banyak yang menyampaikan perasaan haru sekaligus cemas, dan meminta namanya tidak disebutkan demi menjaga keamanan diri mereka. Namun suara hati mereka tak bisa dibungkam:
“Pak Ilham itu orang BAIK, Mas. Beliau datang berkunjung ke sekolah binaan saya — dan BELIAU TIDAK MAU disambut layaknya pejabat. Beliau menolak segala bentuk buah tangan yang kami siapkan. Beliau datang murni untuk melihat kondisi sekolah, untuk mendengar kami, untuk mengayomi. Hampir semua kepala sekolah yang pernah berinteraksi dengan beliau pasti senang. Tidak ada yang merasa ditekan dengan cara yang salah — justru merasa DIPERTAHANKAN dan DIBERIKAN SEMANGAT untuk bekerja benar.”
Begitu ujar seorang Kepala Sekolah dengan suara bergetar, saat berbincang dengan tim media
Para guru menambahkan dengan penuh harap:
“Janganlah mundur, Pak! Tetaplah bersama kami di dunia pendidikan ini, Langkat masih butuh Bapak, Anak-anak kami masih butuh pemimpin pendidikan yang jujur, rendah hati, dan tak memakan hasil kerja keras rakyat.”
SERUAN TEGAS KEPADA IBU PLT BUPATI LANGKAT
Kepada Ibu Plt Bupati Kabupaten Langkat, Ibu Tio Rita Surbakti, S.H., seluruh guru dan kepala sekolah menyampaikan permohonan yang tulus dari lubuk hati terdalam:
“JANGAN IBU SETUJUI surat pengunduran diri beliau, Bu! Kami yakin Ibu adalah pemimpin yang BIJAK. Ibu paham betul — bahwa di tangan orang seperti Pak Ilhamsyah Bangun, ST., MT., inilah masa depan pendidikan Langkat dipegang. Orang yang menolak pungutan liar, orang yang datang ke sekolah tanpa pamrih, orang yang mengayomi bawahannya bukan dengan kekuasaan melainkan dengan KETELADANAN, Jika beliau pergi, siapa lagi yang akan berani membersihkan yang kotor dan memperbaiki yang rusak.
Pemimpin yang hebat bukan yang disembah, tapi yang merendah untuk mendengar,
Pak Ilhamsyah Bangun membuktikan: pejabat tidak harus menerima suap untuk merasa berkuasa — kekuasaan sejati ada pada KEJUJURAN dan PENGABDIAN.
Mundurnya beliau bukan sekadar pergantian pejabat — itu artinya mundurnya harapan bagi ribuan guru dan anak didik yang mulai merasakan perubahan yang benar.
Kepada Ibu Plt Bupati: pertimbangkanlah dengan hati nurani. Jangan biarkan orang yang bekerja jujur dipaksa pergi, sementara yang berbuat salah tetap nyaman di tempatnya. Dukunglah pembenahan, lindungilah pemimpin yang bersih, dan biarkan Pak Ilhamsyah Bangun terus membangun generasi emas Langkat.
Kepada Bapak Ilhamsyah Bangun, ST., MT.: Tetaplah berdiri! Langkat butuh Bapak. Guru-guru butuh Bapak. Anak-anak Langkat butuh Bapak. Jangan biarkan kebaikan kalah oleh keburukan — KITA BERSAMA BAPAK!
Reporter : Red
Editor : Rid.STP




















Komentar