![]()
BATU BARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Aula Pemkab Batu Bara, Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Lima Puluh, Kecamatan Lima Puluh, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.15 WIB tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., Ketua Pengadilan Negeri Kisaran Sayid Tarmizi, S.H., M.H., serta jajaran Forkopimda, pejabat Pemkab Batu Bara, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tamu undangan.
Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA., dalam kegiatan tersebut diwakili Wakapolres Batu Bara Kompol Supendi, S.H., M.H.
Turut hadir perwakilan TNI, Ketua DPRD Kabupaten Batu Bara, Pj. Sekda, para asisten dan pimpinan OPD, Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara Hj. Henny Baharuddin Siagian, Ketua FKUB Syaiful, Kakan Kemenag Batu Bara H. Sakwandah Siregar, S.Ag., Ketua KNPI Mukrizal Arif, Ketua MUI H. Tahan Siregar, para camat se-Kabupaten Batu Bara serta undangan lainnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak yatim oleh Bupati Batu Bara.
Dalam sambutannya, Bupati Batu Bara mengajak seluruh masyarakat agar menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya sebagai kegiatan seremonial tahunan, tetapi sebagai momentum untuk meneladani akhlak dan kepribadian Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW memiliki nilai yang sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Bupati juga mengingatkan pentingnya mengamalkan empat sifat utama Rasulullah SAW, yakni siddiq, amanah, tabligh dan fathanah.
Nilai siddiq mengajarkan kejujuran dan kebenaran, amanah menanamkan sikap dapat dipercaya, tabligh mengajarkan pentingnya menyampaikan kebenaran, sedangkan fathanah mencerminkan kecerdasan serta kebijaksanaan dalam mengambil keputusan.
Sementara itu, tausiah disampaikan Ustaz Abdul Latief. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT serta menjauhi sifat kufur.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kejujuran, amanah dan akhlak mulia sebagai bagian dari upaya meneladani kehidupan Rasulullah Muhammad SAW.
Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono melalui pernyataannya menilai peringatan Maulid Nabi merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai keagamaan, moral dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi kita semua untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, khususnya dalam hal kejujuran, amanah, kepedulian dan sikap saling menghormati,” ujar Kapolres.
Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW juga sejalan dengan semangat Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami dari Polres Batu Bara terus berkomitmen membangun kedekatan dengan masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif. Semangat kebersamaan dan persaudaraan seperti yang tercermin dalam peringatan Maulid ini harus terus kita jaga,” tegasnya.
Wakapolres Batu Bara Kompol Supendi, S.H., M.H., yang hadir mewakili Kapolres, juga menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi memiliki peran penting dalam mempererat silaturahmi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama dan masyarakat.
“Momentum seperti ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan. Kami berharap nilai-nilai yang disampaikan dalam tausiah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta masyarakat yang religius, harmonis dan peduli terhadap sesama,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sinergitas antara pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Batu Bara.
“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat kita cegah sejak dini,” katanya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H selesai sekitar pukul 17.10 WIB.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, lancar dan kondusif.
(Nando Sagala)
















Komentar