![]()
Batu Bara,Buser24.com – Upaya mencegah aksi tawuran yang melibatkan anak dan remaja terus diperkuat jajaran Polres Batu Bara. Polsek Talawi bersama Pemerintah Kecamatan Tanjung Tiram dan Pemerintah Desa Sukajaya menggelar rapat koordinasi guna membahas langkah pencegahan serta penanganan tawuran anak dan remaja di wilayah Desa Sukajaya, Selasa (8/9/2026).
Rapat koordinasi yang berlangsung di Balai Desa Sukajaya mulai pukul 10.30 WIB tersebut dipimpin Kapolsek Talawi AKP Arianto Sitorus, S.H. dan dihadiri unsur pemerintah desa, para kepala dusun serta pihak terkait Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial RI.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah preemtif dan preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya mencegah anak-anak dan remaja terlibat dalam aksi tawuran maupun berbagai bentuk kenakalan remaja.
Dalam rapat dibahas sejumlah langkah strategis, mulai dari peningkatan pengawasan terhadap anak, peran aktif kepala desa dan kepala dusun, hingga pentingnya keterlibatan orang tua dalam mengawasi pergaulan serta aktivitas anak di luar rumah.
Selain itu, turut dibahas evaluasi terhadap keluarga penerima bantuan sosial apabila terdapat anak yang menjadi tanggung jawabnya terbukti terlibat dalam aksi tawuran, tentunya dengan tetap mengacu pada ketentuan, mekanisme dan kewenangan yang berlaku.
Kapolsek Talawi AKP Arianto Sitorus, S.H. menegaskan bahwa pencegahan tawuran tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian. Menurutnya, diperlukan kepedulian bersama dari pemerintah desa, orang tua, sekolah dan masyarakat.
“Kami mengimbau kepada para kepala desa dan kepala dusun agar terus mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. Jangan sampai anak-anak kita terlibat tawuran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain serta mengganggu Kamtibmas,” ujar AKP Arianto.
Tak berhenti pada rapat koordinasi, Polsek Talawi juga mengambil langkah lanjutan dengan melakukan pendekatan langsung kepada keluarga anak-anak yang terlibat tawuran.
Personel Polsek Talawi mendatangi rumah masing-masing anak melalui kegiatan door to door system (DDS). Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan edukasi, pembinaan serta pesan-pesan Kamtibmas kepada anak dan keluarganya agar tidak kembali terlibat dalam aksi tawuran.
Pendekatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pembinaan sekaligus upaya membangun komunikasi dengan keluarga. Polisi mengajak para orang tua untuk mengetahui lingkungan pergaulan anak, aktivitas mereka serta memberikan perhatian dan pengawasan yang lebih optimal.
Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA. menegaskan bahwa persoalan tawuran anak dan remaja harus ditangani secara bersama-sama dan tidak hanya mengandalkan tindakan penegakan hukum.
“Kami mendorong seluruh jajaran untuk mengedepankan langkah preemtif dan preventif dalam mencegah tawuran anak dan remaja. Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi dengan pemerintah desa, sekolah, orang tua dan seluruh elemen masyarakat,” tegas AKBP Dony.
Menurutnya, anak-anak merupakan generasi penerus yang harus mendapatkan perhatian, pengawasan dan pembinaan yang tepat. Karena itu, setiap potensi yang dapat mengarah pada kenakalan remaja harus dicegah sejak dini.
“Jangan menunggu terjadi tawuran baru kita bergerak. Deteksi dini, komunikasi dengan keluarga dan pembinaan harus dilakukan sejak muncul tanda-tanda anak mulai terpengaruh lingkungan yang negatif. Kita ingin anak-anak di Batu Bara tumbuh dalam lingkungan yang aman dan positif,” ujarnya.
Kapolres juga mengapresiasi langkah Polsek Talawi yang tidak hanya melakukan patroli, tetapi turut membangun komunikasi langsung dengan pemerintah desa dan keluarga melalui pendekatan door to door.
Sementara itu, Kapolsek Talawi kembali mengajak masyarakat untuk tidak bersikap apatis terhadap aktivitas anak-anak dan remaja di lingkungannya.
“Anak-anak adalah generasi penerus. Mari kita bersama-sama memberikan pengawasan, pembinaan dan lingkungan yang positif agar mereka tidak terjerumus dalam tawuran maupun perilaku negatif lainnya. Kalau ada potensi gangguan Kamtibmas, segera komunikasikan kepada pihak kepolisian,” kata AKP Arianto.
Polsek Talawi memastikan upaya pencegahan akan terus dilakukan secara berkelanjutan melalui patroli, sambang, edukasi, pembinaan serta koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat.
Kegiatan rapat koordinasi dan pendekatan kepada masyarakat tersebut berlangsung aman dan kondusif. Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menekan potensi tawuran sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak dan masyarakat di wilayah hukum Polsek Talawi.
(Nando Sagala)
















Komentar