![]()
BATU BARA – Semangat SiBara (Siap Jaga Batu Bara) terus digaungkan Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA. melalui berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat, termasuk dunia pendidikan.
Pesan tersebut kembali disampaikan melalui kegiatan Police Go To School di SMP Negeri 1 Lima Puluh, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Senin (7/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Batu Bara tidak hadir secara langsung. Namun, perhatian dan kepedulian terhadap para pelajar tetap diwujudkan dengan menunjuk Kasat Binmas Polres Batu Bara AKP Lumban Sirait, S.H., untuk mewakili dirinya sekaligus menjadi pembina upacara.
Membawa amanat Kapolres Batu Bara, AKP Lumban Sirait menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para siswa, mulai dari bahaya narkoba, tawuran, bullying, geng motor, balap liar, kenakalan remaja hingga penggunaan media sosial secara bijak.
Menurut Kapolres Batu Bara, generasi muda merupakan aset penting yang akan menentukan masa depan daerah maupun bangsa.
“Generasi muda adalah aset bangsa. Masa depan Batu Bara juga berada di tangan anak-anak kita. Karena itu, kami mengajak seluruh pelajar untuk mengisi masa muda dengan belajar, berprestasi dan melakukan kegiatan-kegiatan positif,” tegas AKBP Dony Satria Wicaksono dalam amanat yang disampaikan melalui Kasat Binmas.
Salah satu perhatian utama dalam kegiatan tersebut adalah ancaman penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.
Para pelajar diingatkan untuk tidak pernah mencoba, menggunakan, apalagi terlibat dalam peredaran narkotika maupun obat-obatan terlarang.
Kapolres menegaskan bahwa narkoba dapat menghancurkan masa depan seseorang sekaligus membawa dampak buruk terhadap keluarga dan lingkungan pendidikan.
“Jangan pernah mencoba narkoba. Sekali terjerumus, dampaknya bukan hanya terhadap diri sendiri, tetapi juga keluarga, pendidikan dan masa depan. Jadilah generasi yang berani mengatakan tidak terhadap narkoba,” pesan Kapolres.
Selain narkoba, para siswa juga diajak menjauhi tawuran, bullying, geng motor, balap liar serta berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan.
Kapolres mengingatkan bahwa keberanian seorang pelajar tidak diukur dari kemampuan melakukan kekerasan, melainkan dari keberanian untuk belajar, berprestasi, menjaga pergaulan dan mengambil keputusan yang benar.
Para siswa diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya serta tidak menjadikan media sosial sebagai sarana untuk menghina, merundung atau menyebarkan konten yang dapat merugikan orang lain.
“Gunakan media sosial secara bijak. Saring sebelum sharing. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya. Jadikan media sosial sebagai sarana untuk belajar, berkarya dan menunjukkan prestasi,” ungkap Kapolres.
Pelajar juga diingatkan agar menghormati guru dan orang tua, menjaga nama baik sekolah, mematuhi aturan lalu lintas serta menolak segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Tak kalah penting, para siswa diajak menanamkan semangat nasionalisme, mencintai tanah air serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Sementara itu, Kasat Binmas Polres Batu Bara AKP Lumban Sirait, S.H., mengatakan Police Go To School merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah generasi muda.
Menurutnya, pendekatan kepada pelajar harus dilakukan secara humanis, komunikatif dan berkesinambungan.
“Melalui Police Go To School, kami ingin membangun kedekatan antara Polri dengan pelajar. Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga hadir memberikan edukasi dan mencegah sejak dini agar anak-anak kita tidak terjerumus dalam narkoba maupun kenakalan remaja,” ujar AKP Lumban Sirait.
Ia menegaskan, menjaga generasi muda bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Dibutuhkan sinergi antara Polri, sekolah, guru, orang tua dan seluruh elemen masyarakat.
“Mari bersama-sama kita jaga anak-anak kita. Berikan ruang bagi mereka untuk berprestasi, berkarya dan berkembang secara positif. Jika ada persoalan, jangan diselesaikan dengan kekerasan. Bangun komunikasi dan segera cari solusi bersama,” katanya.
Kepedulian Polres Batu Bara terhadap dunia pendidikan juga diwujudkan melalui penyerahan cenderamata kepada SMP Negeri 1 Lima Puluh.
Dalam kegiatan tersebut, Polres Batu Bara menyerahkan satu buah bola voli, satu buah bola kaki dan tiga buah tas sekolah untuk siswa.
Penyerahan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepolisian dengan pihak sekolah sekaligus memberikan dukungan terhadap kegiatan positif para pelajar.
Kegiatan dihadiri Kepala SMP Negeri 1 Lima Puluh Roro Puji Rahayu Ningtias, S.Pd., dewan guru, staf, seluruh siswa-siswi serta personel Sat Binmas Polres Batu Bara.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.
Melalui program Police Go To School, semangat SiBara – Siap Jaga Batu Bara kembali diwujudkan secara nyata. Bukan sekadar hadir di sekolah, Polres Batu Bara berupaya membangun komunikasi dengan generasi muda, memberikan edukasi hukum, mencegah kenakalan remaja serta mengajak para pelajar menjadi generasi yang disiplin, berkarakter, berprestasi dan taat hukum.
(Nando Sagala)

















Komentar