![]()
Buser24, Com.Langkat— Jarak ternyata bukan menjadi penghalang bagi seseorang untuk menunjukkan rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap sesama.
Hal tersebut terlihat dalam sebuah peristiwa kecelakaan lalu lintas yang dialami dua warga Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 18.30 WIB di Kota Rantauprapat.
Kedua warga tersebut diketahui bernama H. Kaye dan Syafi’i Gultom (73). Keduanya saat itu sedang dalam perjalanan menuju Provinsi Riau, tepatnya Kota Dumai.
Menurut keterangan H. Kaye, kejadian bermula ketika mereka berhenti di kawasan Rantauprapat. Saat H. Kaye hendak menunaikan salat Magrib, Syafi’i Gultom menyeberang jalan untuk membeli sesuatu.
Namun, ketika hendak kembali menyeberang, Syafi’i Gultom tertabrak sepeda motor yang dikendarai seorang lelaki paruh baya yang disebut bermarga Sitompul, warga Rantauprapat.
Akibat kejadian tersebut, Syafi’i Gultom mengalami cedera dan membutuhkan pertolongan medis. Hal yang menarik justru terjadi setelah kecelakaan.
Pengendara yang menabrak korban tidak meninggalkan korban begitu saja. Ia bersama pihak lainnya membantu membawa Syafi’i Gultom untuk mendapatkan pengobatan, baik ke rumah sakit maupun ke tempat pengobatan tradisional.
Setelah mendapatkan perawatan, Syafi’i Gultom bersama H. Kaye akhirnya memutuskan mengurungkan perjalanan menuju Dumai dan kembali ke arah Medan.
Meski demikian, menurut H. Kaye, pengendara bermarga Sitompul tersebut tetap menunjukkan tanggung jawab dengan memberikan bantuan finansial untuk biaya pengobatan korban.
“Jarak ternyata bukanlah penghalang kalau ada niat baik di hati.
Kami sangat menghargai sikap beliau yang tetap bertanggung jawab membantu teman saya setelah kejadian,” ujar H. Kaye.
Peristiwa tersebut menjadi gambaran bahwa rasa kemanusiaan dan tanggung jawab masih dapat ditemukan di tengah masyarakat.
Bagi H. Kaye, sikap pengendara tersebut patut diapresiasi karena tidak menghindar setelah terjadinya kecelakaan, melainkan berupaya membantu korban mendapatkan pertolongan.
Kendati demikian, Anggi, salah seorang,pemerhati ” Laka Lantas ” Berkomentar “Terkait kronologi pasti kecelakaan dan identitas lengkap pengendara, diperlukan keterangan dari pihak berwenang agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap akurat dan berimbang, “terangnya, singkat.
Reporter : Ucok Gultom.

















Komentar