![]()
Buser24.com | Aceh Tamiang.
Semangat membangun kemandirian pangan dari tingkat kampung terus digelorakan di Kampung Pandan Sari, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.
Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kampung Pandan Sari bersama Datok Penghulu, perangkat kampung serta perwakilan kelompok tani melaksanakan kegiatan penanaman benih jagung di atas lahan seluas 1 hektare, Rabu (16/09/26).
Kegiatan tersebut bukan sekadar aktivitas bercocok tanam. Di balik setiap benih jagung yang ditanam, tersimpan harapan agar lahan produktif di kampung mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Penanaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan unsur pemerintahan kampung dan kelompok tani. Kebersamaan tersebut menjadi gambaran bahwa pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana masyarakat diberdayakan untuk mengelola potensi yang tersedia.
Ketua PKK Kampung Pandan Sari, Agus Purwani, mengatakan kegiatan penanaman jagung tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong keterlibatan masyarakat, khususnya keluarga di kampung, dalam kegiatan produktif yang memiliki nilai ekonomi.
“Kami berharap penanaman jagung ini tidak berhenti hanya pada kegiatan menanam. Mudah-mudahan dapat dirawat dan dikembangkan sehingga nantinya memberikan hasil yang dapat dirasakan masyarakat. PKK siap mendukung kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan keluarga, ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Agus Purwani.
Menurutnya, keberhasilan program seperti ini membutuhkan kebersamaan. PKK tidak dapat berjalan sendiri, sehingga sinergi dengan pemerintah kampung dan kelompok tani menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kegiatan.
Sementara itu, Datok Penghulu Kampung Pandan Sari, Zulham, menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan produktif merupakan langkah nyata dalam menggerakkan potensi kampung.
“Kami sangat mendukung kegiatan penanaman jagung ini. Lahan yang tersedia harus dapat dimanfaatkan secara produktif sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat. Pemerintah Kampung Pandan Sari akan terus mendorong kegiatan yang dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Zulham.
Zulham juga menekankan pentingnya menjaga semangat gotong royong antara pemerintah kampung, PKK dan kelompok tani. Menurutnya, keberhasilan sebuah program bukan hanya ditentukan oleh seberapa luas lahan yang ditanam, tetapi juga bagaimana tanaman tersebut dirawat hingga menghasilkan.

Dari Satu Hektare, Menanam Harapan
Satu hektare mungkin terlihat sederhana jika hanya dihitung dari luas lahannya. Namun, ketika lahan tersebut dikelola secara bersama-sama, nilainya dapat jauh lebih besar daripada sekadar angka.
Ada tenaga masyarakat yang terlibat, ada pengetahuan petani yang digunakan, ada peran PKK dalam pemberdayaan keluarga, serta ada pemerintah kampung yang mendorong agar potensi desa tidak dibiarkan begitu saja.
Di tengah kebutuhan untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, langkah kecil seperti menanam jagung justru memiliki makna yang besar.
Pembangunan kampung tidak selalu harus dimulai dari proyek bernilai besar. Terkadang, pembangunan dimulai dari tanah yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal, kemudian ditanami dengan sebuah benih dan dirawat bersama.
Benih jagung yang hari ini ditanam mungkin belum menghasilkan apa-apa. Namun beberapa bulan ke depan, ketika batangnya tumbuh dan mulai berbuah, masyarakat akan melihat bahwa gotong royong yang dirawat dengan konsisten dapat berubah menjadi hasil nyata.
Karena itu, tantangan berikutnya bukan lagi sekadar bagaimana menanam, tetapi bagaimana memastikan lahan tersebut mendapatkan perawatan yang baik, hasil panen memiliki nilai ekonomi, dan kegiatan serupa dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Jika dikelola dengan baik, satu hektare hari ini dapat menjadi awal dari lebih banyak lahan produktif di Kampung Pandan Sari.
Dari tanah yang ditanami, tumbuh harapan. Dari kebersamaan, lahir kekuatan. Dan dari ketahanan pangan, masyarakat dapat bergerak menuju kemandirian ekonomi.
Kegiatan penanaman jagung tersebut diharapkan menjadi pemantik bagi masyarakat Kampung Pandan Sari untuk terus mengembangkan sektor pertanian dan memanfaatkan potensi kampung sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga.
(Andi)

















Komentar