oleh

Datok Penghulu Pandan Sari Salurkan 5.000 Bibit Ikan, Dorong Kelompok Tani Perikanan Kembangkan Potensi Ekonomi Desa

Loading

Buser24.com | Aceh Tamiang.

Upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kampung Pandan Sari, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Salah satunya melalui pengembangan sektor perikanan air tawar yang dinilai memiliki potensi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Selain itu dalam upaya dalam meningkatkan  perekonomian terhadap kelompok tani khususnya perikanan air tawar, Datok Penghulu Kampung Pandan Sari, Zulham, menyerahkan bantuan sebanyak 5.000 bibit ikan air tawar kepada Kelompok Tani Perikanan MARGURATAK FISH untuk dikembangkan dan dibudidayakan secara berkelanjutan, Penyerahan tersebut diserah terimakan diareal kolam budi daya ikan air tawar di dusun Sosial Kampung Pandan Sari, Sabtu (12/09/2026).

Bantuan tersebut terdiri dari 2.500 ekor bibit ikan lele dan 2.500 ekor bibit ikan nila. Bibit ikan tersebut diharapkan dapat menjadi modal awal bagi kelompok untuk mengembangkan usaha budidaya perikanan sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan anggota kelompok.

Penyaluran bantuan ini bukan sekadar memberikan bibit ikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kampung Pandan Sari dalam mendorong masyarakat agar mampu mengelola potensi yang ada di kampung secara produktif.

Datok Penghulu Kampung Pandan Sari, Zulham mengatakan, bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh kelompok tani perikanan sehingga ke depan mampu berkembang menjadi usaha produktif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Bantuan ini kami berikan sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kampung Pandan Sari terhadap masyarakat, khususnya kelompok perikanan. Kami berharap 5.000 bibit ikan ini dapat dipelihara dan dikembangkan dengan baik sehingga nantinya memberikan hasil dan meningkatkan perekonomian anggota kelompok,” ujar Zulham.

Menurut Zulham, pengembangan budidaya ikan tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga diharapkan mampu membangun semangat masyarakat untuk mengembangkan usaha secara mandiri”, ujarnya lagi.

Zulham juga mengajak seluruh anggota MARGURATAK FISH untuk menjaga kebersamaan, meningkatkan pengelolaan serta memperhatikan proses budidaya mulai dari pemeliharaan hingga masa panen.

“Yang paling penting bukan hanya bantuan yang diberikan hari ini, tetapi bagaimana bantuan ini bisa berkembang dan terus memberikan manfaat. Kami ingin kelompok ini bisa mandiri, berkembang dan menjadi contoh bahwa potensi kampung apabila dikelola dengan baik dapat menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat,”ungkapnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kampung Pandan Sari akan terus mendorong berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat yang memiliki nilai ekonomi dan dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Dengan adanya bantuan tersebut, kelompok tani perikanan air tawar MARGURATAK FISH diharapkan mampu mengembangkan budidaya ikan lele dan nila secara optimal. Keberhasilan program ini nantinya tidak hanya diukur dari jumlah ikan yang berhasil dipanen, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat”, akhir penyampaian Zulham

Program budidaya ikan ini sekaligus menjadi gambaran bahwa pembangunan kampung tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana pemerintah kampung membuka ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi, menciptakan usaha, dan membangun kemandirian ekonomi dari kampung sendiri.

(Andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *