![]()
Berau, Kaltim – Empat orang wartawan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, menyatakan keberatan dan tidak terima atas pernyataan yang menyebut mereka sebagai “wartawan bodrex”. Mereka menilai ucapan tersebut telah mencemarkan nama baik profesi dan media tempat mereka bekerja.
Informasi tersebut mencuat setelah adanya pernyataan dari salah satu oknum wartawan yang menyebut awak media dari Detik24jam.com sebagai wartawan bodrex. Pernyataan tersebut kemudian menjadi perbincangan di kalangan insan pers di wilayah Kabupaten Berau.
Menanggapi hal itu, awak media Buser24.com melakukan konfirmasi kepada pihak Detik24jam.com pada Kamis (05/03/2026). Salah satu perwakilan media tersebut, Syaiful Bahri menyampaikan keberatan atas pernyataan yang dinilai tidak pantas diucapkan oleh sesama jurnalis.
“Saya sangat keberatan dengan adanya ucapan dari salah satu oknum wartawan tersebut. Kita ini sesama profesi jurnalis, seharusnya saling menghargai dan tidak menyampaikan perkataan yang dapat merugikan pihak lain,” ujar Syaiful Bahri
Ia juga menegaskan bahwa sebelum menyampaikan tudingan kepada sesama wartawan, seharusnya dilakukan pengecekan terlebih dahulu terkait identitas dan legalitas media yang bersangkutan.
“Seharusnya oknum wartawan tersebut memeriksa dengan teliti. Jika memang kami wartawan bodrex, tentu nama kami tidak akan tercantum dalam box redaksi media,” tambahnya.
Keempat wartawan yang merasa dirugikan juga menyatakan akan menempuh jalur hukum apabila tidak ada klarifikasi atau permintaan maaf dari pihak yang diduga melontarkan pernyataan tersebut.
Mereka berharap persoalan ini dapat menjadi pelajaran bagi seluruh insan pers agar lebih menjaga etika jurnalistik serta menjunjung tinggi profesionalitas dalam menjalankan tugas.
Hingga berita ini diturunkan, pihak yang diduga mengeluarkan pernyataan tersebut belum memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan yang disampaikan.(Tim)
