![]()
Batu Bara,Buser24.com – Pengawasan internal terhadap penggunaan senjata api di lingkungan Kepolisian terus diperketat. Hal ini terlihat dari kegiatan pemeriksaan langsung yang dilakukan Mabes Polri di jajaran Polres Batu Bara, Sabtu (18/4/2026).
Tim dari Divisi Profesi dan Pengamanan Polri bersama Staf Logistik Polri melakukan pengecekan menyeluruh terhadap senjata api (senpi) organik Polri yang berada di tingkat Polres hingga Polsek.
Pemeriksaan yang dimulai pukul 11.00 WIB tersebut dipimpin oleh Herry Affandi selaku Penyelidik Pengamanan Internal Madya TK III Paminal Divpropam Mabes Polri, didampingi perwakilan Slog Mabes Polri, Teguh.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan internal guna memastikan seluruh penggunaan senjata api berjalan sesuai prosedur dan bebas dari potensi penyimpangan.
Dalam prosesnya, tim melakukan pemeriksaan secara detail, mulai dari kelengkapan administrasi, kondisi fisik senjata, hingga pencocokan data inventaris, baik di tingkat Polres, Polsek, maupun senjata yang dipinjam-pakaikan kepada personel.
Kapolres Batu Bara, Doly Nelson H. H. Nainggolan, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai langkah ini penting untuk memperkuat sistem pengawasan dan memastikan penggunaan senpi di wilayah berjalan optimal.
“Pemeriksaan ini memastikan seluruh senjata api dan amunisi dalam kondisi baik, terdata akurat, serta tidak terjadi penyimpangan maupun penyalahgunaan,” ujarnya.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh senjata api di jajaran Polres Batu Bara berada dalam kondisi aman, lengkap, dan terawat sesuai standar operasional prosedur (SOP).
“Tim Mabes Polri menilai pemeliharaan dan perawatan senpi di Polres Batu Bara telah berjalan sesuai ketentuan. Baik di tingkat Polres, Polsek, maupun personel, semuanya terdata dan terjaga dengan baik,” tambahnya.
Kapolres juga menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil tindak lanjut arahan pimpinan yang terus dijalankan secara konsisten oleh seluruh jajaran.
Di akhir keterangannya, AKBP Doly mengingatkan seluruh personel untuk tetap menjaga disiplin dan tanggung jawab dalam penggunaan senjata api.
“Saya tegaskan, gunakan senjata api sesuai SOP dan penuh tanggung jawab. Tidak boleh ada kelalaian atau pelanggaran sekecil apa pun,” tegasnya.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam menjaga profesionalisme dan akuntabilitas, khususnya dalam pengelolaan senjata api di lingkungan kepolisian.
(Nando Sagala)
