Beranda NASIONAL Disnaker Riau dan Pengawas Berjanji Akan Proses Semaksimal Mungkin Laporan Buruh PT...

Disnaker Riau dan Pengawas Berjanji Akan Proses Semaksimal Mungkin Laporan Buruh PT Padasa Enam Utama 

BERBAGI

PEKANBARU , BUSER 24.COM — Merasa laporan buruh  tidak diresfon di Disnaker Kampar dan Bupati Kampar buruh PT Padasa Enam Utama akhirnya sambanggi kantor Dinas Tenaga Kerja ( Disnaker ) Provinsi Riau , selasa 22/09/2020  silam )

Dalam orasinya Kprmaida Siboro , ketua DPC F SBSI menyampaikan semua unek-unek nya ” setahun sudah proses yang saya lalui bersama buruh yang bergabung dalam DPC  F SBSI  ( Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia )

Perlu saya tekankan , kehadiran F SBSI di kebun PT Padasa Enam Utama , kokar Kampar Riau , tidak lain melihat banyaknya derita penindasan hak yang dirasakan buruh selama ini . Mulai dari BPJS kesehatan , BPJS Tenaga Kerja , perumahan , angkutan bus anak sekolah , cuti haid bagi wanita dan lain-lain .

Tuntutan buruh selama ini jelas , buruh mengajukan 13 poin kepada manajemen PT Padasa Enam Utama , yang selama ini 13 poin tuntutan buruh telah dilanggar pihak perusahaan sesuai dengan undang-undang perburuhan  . Awal keberanian buruh dalam menyuarakan inspirasinya berawal aksi demo menentang kebijakan perusahaan , itu diawali didepan kantor perkebunan PT Padasa Enam Utama , yang berada diareal lokasi perkebunan

Beberapa kali melakukan aksi demo resmi dengan melanyangkan surat kepada pihak perusahaan , semuanya tidak membuahkan hasil . Berlanjut buruh yang bernaung di payung F SBSI , mencoba melakukan kordinasi kepada pihak Disnaker kabupaten Kampar dan bahkan berlanjut hingga membuat laporan resmi , ucap Kormaida Siboro ( ketua DPC F SBSI kabupaten Kampar .

Beberapa kali buruh membuat laporan resmi dengan memakai kop surat DPC F SBSI , Disnaker selalu menerima surat laporan tersebut , namun nyatanya hasil yang di dapat buruh semuanya nihil ( kosong )

Berlanjut dengan tuntutan dan tuntutan , buruh berupaya dengan semampunya mencari kebenaran hingga menyurati Bupati Kampar bahkan sampai melakukan aksi demo di depan kantor Bupati Kampar

Ringkas cerita Bupati Kampar memberikan perintah kepada 6 SKPD untuk melakukan monitoring kelapangan . 6 SKPD pun melakukan kunjungan kerjanya ke PT Padasa Enam Utama Kokar , namun sangat disayangkan sampai detik ini apa hasil kunjungan kerja 6 SKPD sepertinya tidak ada yang baik untuk membela hak-hak buruh yang telah dilakukan PT Padasa Enam Utama . Bahkan semua problem kami telah diketahui DPRD Kampar , namun sangat kami sayangkan , wakil rakyat ternyata belum bisa pro buat rakyat , ucap Kormaida Siboro

Semua upaya telah kami lakukan di wilayah kerja Pemerintah Kabupaten Kampar , namun semuanya zonk dan tidak membuahkan buah kebenaran bagi buruh yang tertindas . Kebenaran harus kami cari ….kebenaran harus kami dapat …….kami gagal di kabupaten Kampar selama ini , hingga kami melanjutkan mencari kebenaran ke Disnaker Provinsi Riau . Terkait aksi demo yang kami lakukan selama ini di Dinsnaker Riau , adalah lanjutan untuk mencari kebenaran , tegas nya .

Kurang lebih melakukan orasi di depan Disnaker Riau , akhirnyaya kesepakan berunding terjadi , diwakili oleh beberapa orang buruh dan ketua DPC F SBSI , buruh dan ketua PK , perundingan dialkukan diruang kerja Kadisnaker Riau . Dalam perundingan Kormaida Siboro menyampaikan semua problem yang terjadi , mulai dari lemahnya tindakan Disnaker Kampat sampai penindasan yang dilakukan perusahaan kepada buruh .

Usai mendengarkan beberapa poin keluhan yang dirasakan buruh selama ini , Jonli ) kadisnaker Riau sangat terkesan mendengar , bahkan diakhir penyampaiannya berjanji akan mengusut tuntas apa yang selama ini yang telah diderita buruh , bahkan Jonli memerintahkan langsung kepada bawahannya kepala bidang pengawasan agar bersungguh-sungguh menangani laporan DPC F SBSI Kampar .

Itu terbukti kadisnaker membuat komitmen secara tertulis kepada DPC F SBSI , dalam isi notulen rapat

Tentang tindak lanjut laporan DPC F SBSI Kampar  tamggal 16 september 2020  pada PT Padasa Enam Utama kebun Koto Kampar . Dan hasil rapat pertemuan antara SBSI , PT Padasa Enam Utama kokar dengan pihak Disnaker Riau  yang dihadiri pihak kepolisian dan Satpol PP , Bahwa  Disnaker Riau akan menerbitkan  nota pemeriksaan atas laporan tersebut dalam tenggang waktu  21 hari , bila terdapat pelanggaran normatif ketenagakerjaan .

Usai mediasi , Kormaida Siboro dan Kadisnaker Riau , bersama Kimson Simarmata ( Polresta Pekanbaru ) bersama rekan-rekannya , langsung berkumpul bersama ratusan buruh . Dihadapan ratusan buruh Kadisnaker manyampaikan rasa simpatiknya terhadap nasib buruh , bahkan Kadisnaker juga memperlihatkan nota kesepakatan yang telah disepakati DPC F SBSI dan Disnaker Riau .

Diakhir penyampaiannya Kadisnaker berharap kepada ratusan buruh untuk bersabar dan bahkan berjanji akan mengusut tuntas laporan yang telah masuk ke ruangan nya . Mendengar semua penyampaian dari Kadisnaker Riau , buruh menyampaikan rasa trimakasih dan berharap mereka mendapat perlindungan hukum yang pasti sesuai dengan undang-undang perburuhan .

Liputan Sabam Tanjung .