![]()
Berau, Kalimantan Timur |Pemberitaan terkait kondisi pasar yang diduga mangkrak di Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau, kembali menjadi sorotan publik. Kepala kampung setempat diduga terlibat dalam proyek pembangunan pasar tersebut, bahkan disebut-sebut meminta bantuan pihak lain untuk menghapus berita yang telah tayang di media.
Informasi ini mencuat setelah salah satu narasumber yang enggan disebutkan namanya menghubungi awak media pada Selasa (7/4/2026). Dalam keterangannya, ia mengaku diminta oleh kepala kampung untuk membantu menghapus pemberitaan yang menyoroti kondisi pasar yang terbengkalai di wilayah tersebut.
“Benar, saya dihubungi dan diminta untuk menyuruh menghapus berita terkait pasar yang mangkrak itu,” ungkap narasumber kepada awak media.
Pasar yang dibangun dengan menggunakan anggaran negara tersebut hingga kini diduga tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya oleh masyarakat. Kondisi bangunan yang terbengkalai menimbulkan dugaan adanya penyimpangan dalam pengelolaan anggaran proyek.
Sejumlah pihak pun mendesak aparat penegak hukum untuk segera turun tangan menyelidiki persoalan ini. Dugaan keterlibatan kepala kampung dalam proyek tersebut serta upaya intervensi terhadap pemberitaan dinilai sebagai hal serius yang harus ditindaklanjuti.
Awak media meminta kepada pihak berwenang, seperti Kejaksaan, Unit Tipikor Polres, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan penyalahgunaan anggaran dalam pembangunan pasar di Kampung Bumi Jaya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari kepala kampung yang bersangkutan terkait dugaan tersebut. Media ini akan terus berupaya melakukan konfirmasi guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang(Fendy)
















Komentar