![]()
Batu Bara,Buser24.com – Kepedulian dan kasih sayang terhadap anak kembali ditunjukkan Bhayangkari Cabang Batu Bara. Ketua Bhayangkari Cabang Batu Bara Ny. Dillawati Donny, didampingi Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA, menyambangi seorang anak korban luka bakar yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Bidadari, Kabupaten Batu Bara, Kamis (27/8/2026).
Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 09.45 WIB tersebut menjadi wujud nyata perhatian Bhayangkari terhadap anak-anak yang sedang menghadapi musibah. Kehadiran Ny. Dillawati Donny bersama Kapolres Batu Bara bukan sekadar menjenguk, tetapi juga membawa pesan kasih sayang, kepedulian dan dukungan moril kepada Kalya Najwa, anak berusia 5,5 tahun, warga Kecamatan Medang Deras.
Kalya saat ini menjalani perawatan setelah mengalami luka bakar akibat kecelakaan saat bermain masak-masakan pada 26 Juni 2026. Kalya mulai mendapatkan perawatan di RS Bidadari sejak 25 Agustus 2026
Saat bertemu Kalya, Ny. Dillawati Donny memberikan perhatian penuh kepada korban. Dengan penuh kelembutan, ia menyapa dan memberikan semangat kepada Kalya agar tetap kuat serta tidak takut menjalani proses pengobatan.
Kehadiran Ketua Bhayangkari Cabang Batu Bara tersebut menjadi gambaran bahwa Bhayangkari tidak hanya hadir dalam mendukung tugas para suami sebagai anggota Polri, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
“Kami dari Bhayangkari Cabang Batu Bara sangat prihatin dan ikut merasakan apa yang dialami Kalya. Anak-anak adalah generasi penerus yang harus kita jaga dan kita sayangi. Kami datang untuk memberikan semangat dan sedikit kebahagiaan kepada Kalya agar ia tetap kuat menjalani perawatan,” ujar Ny. Dillawati Donny.
Ia juga menyampaikan harapan agar keluarga Kalya diberikan kekuatan dan kesabaran dalam mendampingi proses pemulihan.
“Kami mendoakan Kalya segera diberikan kesembuhan. Kepada keluarga, tetap sabar dan terus berikan kasih sayang serta semangat kepada Kalya. Semoga kehadiran kami hari ini bisa membuat Kalya merasa tidak sendiri,” tuturnya.
Sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang, Ny. Dillawati Donny bersama Kapolres Batu Bara memberikan bingkisan, buah tangan serta boneka kepada Kalya. Senyum dan kebahagiaan yang terpancar dari Kalya menjadi momen penuh haru dalam kunjungan tersebut.
Sementara itu, Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono mengatakan bahwa dirinya bersama Ketua Bhayangkari Cabang Batu Bara sengaja hadir untuk memberikan dukungan kepada Kalya dan keluarganya.
“Kami ingin memastikan bahwa Polri dan Bhayangkari selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika ada anak yang sedang mengalami musibah. Semoga perhatian kecil ini dapat memberikan semangat bagi Kalya dan keluarganya,” kata AKBP Dony.
Kapolres juga mengajak keluarga untuk tetap optimistis dan mengikuti seluruh proses pengobatan yang diberikan oleh pihak rumah sakit.
“Kita sama-sama berdoa agar Kalya segera pulih. Yang terpenting sekarang adalah memberikan dukungan, kasih sayang dan semangat kepada Kalya selama menjalani perawatan,” tambahnya.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Batu Bara dan Ketua Bhayangkari Cabang Batu Bara juga berkoordinasi dengan pihak manajemen RS Bidadari untuk mengetahui perkembangan kondisi Kalya selama menjalani perawatan.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Direktur RS Bidadari dr. Siti Luluk Raihan, MKM, Direktur Operasional RS Bidadari dr. Rory Hartono, Kabag SDM Polres Batu Bara AKP H.W. Siahaan, S.H., Kabag Log Kompol Leonard Simanjuntak, S.H., Kasat Binmas AKP Lumban Sirait, S.H., Kasat Lantas IPTU Devi Siringo-Ringo, S.H., S.Sos., M.H., serta Kapolsek Air Putih AKP Rahmad R. Hutagaol, S.H., M.H.
Melalui kegiatan tersebut, Bhayangkari Peduli kembali menunjukkan bahwa kasih sayang kepada anak dan kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dari pengabdian di tengah masyarakat.
Bagi Kalya, kunjungan tersebut bukan hanya tentang bingkisan dan boneka. Lebih dari itu, kehadiran Ny. Dillawati Donny bersama Kapolres Batu Bara menjadi pesan sederhana bahwa di tengah perjuangan menjalani perawatan, Kalya tidak sendiri—ada kepedulian, doa dan kasih sayang yang menyertainya.
(Nando Sagala)






















Komentar