![]()
Berau – Proyek pembangunan drainase yang dikerjakan oleh PT Lembur di Kampung Maluang, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, menjadi sorotan setelah ditemukan sejumlah keretakan pada hasil pekerjaan tersebut.
Berdasarkan hasil pantauan awak media di lapangan pada Minggu (7/6/2026), kondisi drainase yang baru selesai dikerjakan itu terlihat mengalami retak di beberapa bagian. Temuan tersebut menimbulkan pertanyaan terkait kualitas pekerjaan dan pelaksanaan proyek yang diduga tidak dilakukan secara maksimal.
Awak media yang melakukan peninjauan langsung mendapati adanya keretakan pada struktur drainase. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mempengaruhi daya tahan bangunan dan fungsi saluran dalam jangka panjang apabila tidak segera dilakukan evaluasi dan perbaikan.
Sejumlah warga yang melihat kondisi tersebut berharap pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait dapat turun langsung melakukan pemeriksaan guna memastikan pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan.
“Kami berharap ada pengecekan kembali terhadap hasil pekerjaan ini. Jangan sampai bangunan yang baru selesai dikerjakan sudah mengalami kerusakan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Lembur maupun instansi yang berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait temuan keretakan pada proyek drainase tersebut.
Awak media akan terus melakukan pemantauan dan berupaya mengonfirmasi pihak terkait untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut mengenai kondisi proyek tersebut.
(Fendy)
