Beranda FAKTA & PERISTIWA “Sundari” Warga kurang Mampu Desa Penutuk Basel Diserang Tumor Butuhkan Bantuan...

“Sundari” Warga kurang Mampu Desa Penutuk Basel Diserang Tumor Butuhkan Bantuan Biaya Pengobatan

BERBAGI

Buser24, Pangkalpinang: Sundari terpaku diam dan binggung harus berbuat apa setelah mendapat hasil laboratorium yang diterimanya melalui rumah sakit umum provinsi kepulauan bangka belitung. Nyatakan penyakit yang dideritanya selama ini positif Tumor dan diarahkan oleh dokter  untuk di rujuk ke rumah sakit di Palembang untuk di lakukan operasi pada letak tumor yang dideritanya.

Sandari didampingi keluarganya serta tetangganya, Rudi berasal dari Desa Penutuk Kecamatan Lepar Ponggok – Bangka selatan saat dijumpai wartawan menyampaikan kami binggung Bang tidak mampu untuk memenuhi anjuran dokter rumah sakit di prov babel menyatakan harus dioperasi di rumah sakit Palembang, 17/09/2020.

Menurut keterangan dokter laboraterium, dr Fripamaya muniah Sp.Pa bahwa pasein atas nama Sandari pada tanggal 22 September 2020 lalu melakukan pemeriksaan melalui laboraterium  dengan hasil keterangan :
Diagnosa klinis Tumor Regio Brachi Dextra makroskopis diterima 4 buah jaringan tampak dari jaringan yang sama dengan ukuran terbesar 1,2 x 0,7 x 03 cm putih, coklat, abu abu dan kenyal. Mikroskopis; sesian berasal dari Regio Brachi dextra, berupa masa tumor yang sebagian dilapisi epitel skuamaus komplek berkeratin. Tampak  sel-sel neoplastik Pali Qonal yang membentuk sarang sarang dan menyusup ke Stroma. Sel polimarfik, inti sel pleomarfik, vesikuler dengan anak inti prominen, hiperkromatik, mitosis abnormal dapat dijumpai, sitoplasma eosinafilik, diskerakotik. Tampak pula pada gambaran mutiara keratin. Stoma jaringan ikat fibrokolagen desmaplastik dengan sebutan difus padat sel radang PMN, sel radang Limfosit dan sel plasma. Kesannya keratinizing squamous Cell carcinoma dengan superinfeksi.

Sandari mengakui sehari hari bekerja serabutan di kebun harus membanting tulang untuk keluarganya dirumah, walaupun sakit yang ia rasakan disaat bekerja ia paksakan, namun sudah 3 bulan terakhir ini tidak dapat lagi mendapatkan upah kerja, bahkan untuk kebutuhan keluargapun dibantu dari tetangganya di desa penutuk.

Tak munafik Sandari mengatakan penyakit tumor yang dideritanya berawal dari kecelakaan yang pernah ia alami bertahun tahun yang lalu jatuh dari motor hanya luka biasa saja dan saya bawak kerja di kebun dan gesek kayu di hutan namun lambat laut luka yang saya alami menjadi besar dan saya bawak periksa kerumah sakit umum di Toboali Bangka selatan untuk dilakukan pengobatan.

Rudi selaku tetangga dekat dan juga keluarga dari Sandari juga menyampaikan bahwa Sandari setelah dinyatakan hasil laboraterium terkena tumor merasa sedih dan iba karena kami tau bag beliau/ Sandari yang sehari harinya sebagai tulang punggung bagi keluarganya dan ibunya, dan kini Sundari tidak bisa lagi bekerja karena sakit yang dideritanya sudah lama ini dan kini harus di operasi lalu dimana kami harus mencari dana untuk semua ini BG…sementara ini direncanakan tanggal 30 September ini mau di operasi di Palembang setelah mengambil surat rujukan dari dokter RSUD Prov Babel, sedih Rudi dan Sandari.30/09/2020

Rudi berharaf kepada rekan rekannya ataupun saudaranya bahkan orang lainpun dapat sedikit membantu beban saudara (Sundari) semoga dengan melalui media publikasi dari kawan media dapat membantu beban kami, Rudi yang juga memberikan no kontaknya apabila dibutuhkan keterangan bisa melaluinya di no 083175382503 ataupun Predy 08302396048 ujarnya. (Fir)