![]()
SELATPANJANG, BUSER24.COM – Program revitalisasi sekolah di Kabupaten Kepulauan Meranti terus bertambah. Jika tahun 2025 hanya 17 sekolah, tahun 2026 ini jumlahnya meningkat menjadi 33 satuan pendidikan.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdikbud Meranti, Feni Utami, ST, MH, menyebut pemerintah pusat masih membuka peluang penambahan kuota.
“Barusan tadi pagi ada zoom meeting untuk jenjang PAUD terkait kelengkapan dokumen. Insyaallah besok dilanjutkan zoom untuk jenjang SMP terkait penambahan kuota yang akan dipanggil untuk dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS),” kata Feni kepada awak media, Selasa (14/7/2026).
9 Sekolah Sudah Berproses.
Dari 33 sekolah yang masuk program, 9 sekolah sudah memasuki tahap pelaksanaan. Sementara 23 sekolah masih menunggu, dan 1 sekolah yakni KB Nur Azzahra menolak.
Beberapa sekolah yang sudah berproses di antaranya TK Aidil Hidayat, SD Negeri 6 Renak Dungun, SMP Negeri 3 Rangsang Pesisir, SMP Swasta Bahrul Ulum, TK Negeri Teluk Belitung, KB Permata Bunda, TK Harapan Bangsa, KB Mutiara Bunda, dan TK Permata Bunda.
Anggaran Terbesar Rp901 Juta.
Nilai anggaran revitalisasi bervariasi, mulai puluhan juta hingga ratusan juta rupiah. Anggaran terbesar diterima SMP Negeri 3 Rangsang Pesisir sebesar Rp901,3 juta. Disusul SD Negeri 6 Renak Dungun dan SMP Swasta Bahrul Ulum masing-masing Rp613,7 juta.
Pekerjaan revitalisasi mencakup rehabilitasi ruang kelas, ruang administrasi, laboratorium, perpustakaan, toilet, pembangunan ruang kelas baru, area bermain, hingga penyediaan sanitasi.
“Untuk program ini, selain berasal dari usulan dinas, sebagian revitalisasi juga didanai melalui Pokok Pikiran atau Pokir DPR RI,” beber Feni.
Usulan 84 Sekolah.
Disdikbud Meranti sendiri telah mengusulkan 84 sekolah dari berbagai jenjang untuk mengikuti program revitalisasi tahun ini.
“Masih ada peluang penambahan kuota. Mudah-mudahan semakin banyak sekolah di Meranti mendapatkan program revitalisasi tahun ini,” jelasnya.
Feni menegaskan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan menjadi kebutuhan penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik…(zamri)
















Komentar