Beranda POLITIK Pasangan Gusmal – Shadiq Bukanlah Para Politisi, Melainkan Pasangan Birokrasi

Pasangan Gusmal – Shadiq Bukanlah Para Politisi, Melainkan Pasangan Birokrasi

BERBAGI

FPIISumbar.com,Solok – Diakui, pasangan Gusmal – Shadiq bukanlah para politisi, melainkan adalah pasangan birokrasi. Mereka berdua memiliki cara berfikir dan cara pandang berbeda dengan para politisi yang lainnya.

Kabar berembus pasangan Gusmal (Bupati Solok) dengan Shadiq (mantan bupati Tanah Datar dua periode) yang merupakan bupati terbaik di daerahnya itu bakal diusung Partai Golkar dan PKB.

H. Gusmal, SE, MM Dt. Rajo Lelo terang-terangan menyatakan serius maju sebagai calon gubernur (Cagub) Sumatera Barat (Sumbar) periode 2020- 2025 berpasangan dengan Ir. M.Shadiq Pasadigoe, SH.MM (Bupati Tanah Datar 2 Periode 2005-2015).

Kehadiran Gusmal – Shadiq sebagai Cagub Sumbar pada pilkada yang bakal dilangsungkan pada 9 Desember 2020 tersebut, disebut-sebut kandidat kuat penyambung estafet kepemimpinan gubernur dua periode Irwan Prayitno.

Ketika kecamuk Pilgub ditabuh jelang pandemi Covid-19 melanda, Gusmal yang juga Bupati Solok defenitif telah memikirkan langkah politiknya dan menyatakan serius untuk membangun Sumbar ke depan. “Insya Allah kami maju jadi calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar. Mohon dukungannya,” ujar Gusmal kepada fajarsumbar.com, Kamis (23/7/2020).

Sinyal majunya Gusmal jadi Cagub tersebut jauh hari sudah terlihat. Ketika KPU menyepakati Pilkada tetap digelar di tengah pandemi corona, baliho dan spanduk tanpa tagline dan hanya bertulis nama “H Gusmal, SE, MM” pun, kini sudah bersileweran di mana-mana.

Mulai dari Kabupaten Solok, Kota Solok, Solok Selatan, Kota Padang, hingga ke Sijunjung dan Dharmasraya. Mustahil Gusmal menyebar baliho ke seluruh pelosok daerah di Sumatera Barat, jika tak serius maju pada Pilgub Sumbar.

Lalu partai apa yang bakal mengusung putra terbaik Solok dan juga bupati Bupati Solok yang telah banyak membawa keberhasilan daerah tersebut? “Insya Allah maju Pilgub Sumbar, sekarang masih penjajakan koalisi dengan sejumlah partai politik,” sambung Gusmal lagi dengan nada mantap.

Bupati yang pernah merasakan pahitnya kekalahan di Pilkada 2010 ini, belum mau terang-terangan menyebut dengan partai apa yang bakal mengusung mereka.

Majunya Gusmal – Shadiq menjadi Cagub Sumbar memberikan dahaga baru bagi masyarakat Solok Raya (Kabupaten Solok, Kota Solok dan Solok Selatan). Sosok Gusmal merepsentasikan keinginan masyarakat Solok Raya yang selama ini seakan kehilangan figur di kancah politik di Sumatera Barat.

Pasangan yang punya segudang pengalaman dalam memimpin pemerintah daerah tersebut berharap dukungan publik Sumbar, serta dukungan berbagai organisasi, paguyuban dan elemen masyarakat Sumatera Barat.

Pasangan tersebut menyatakan kesiapan mereka dalam meraih kedigdayaan untuk merobah kehidupan dan perekonomian masyarakat Sumatera Barat ke depan.

“Dabua ombak dicaliak pasia-nyo. Artinya, kami berdua sudah hadir dan siap untuk maju sebagai calon gubernur dan calon wagub Sumbar. Kami akan merangkul semua pihak, dengan di-baok sato dan di-baok baiyo dalam menjalankan program pemerintah nantinya,” ungkap Gusmal.

Pasangan terbaik Sumbar itu jadi Cagub dan Cawagub itu berharap dukungan dan doa restu warga Sumbar. Mereka (Gusmal-Shadiq) maju berpasangan sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sumbar, terwujud sebagaimana harapan bersama.

Majunya Gusmal – Sadiq tersebut otomatis akan menjadi warna baru dari tengah kancang politik Sumbar. Banyak pihak yang menyebutkan pasangan itu akan menjadi ‘kuda hitam’ untuk menyabet menjadi orang nomor satu di Sumatera Barat.

Sementara itu Shadiq Pasadigoe menyatakan, keseriusan mereka maju jadi orang nomor satu di Sumbar itu, bertitik tolak dari kerisauan melihat kondisi Sumatera Barat saat ini. Itu menjadi alasan tersendiri bagi Shadiq Pasadigoe siap maju berpasangan dengan sosok pemimpin yang kenal dan tahu dengan kondisi Sumatera Barat.

“Insya Allah, kata Shadiq Pasadigoe. Mohon dukungannya ya,” tambah mantan bupati Tanah Datar dua periode yang telah banyak membawa keberhasilan daerah tersebut ketika diminta komentarnya oleh fajarsumbar.com.

Gusmal – Shadiq terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat menyatakan mereka berdua serius maju jadi Cagub dan Cawagub Sumbar. Berbagai pertemuan pun pasangan itu meminta dukungan dan mohon doa restu warga Sumbar.

Seperti pertemuan bersilaturahim dengan Forum Anak Nagari (FAN) Sumatera Barat, Kota Padang, Selasa (21/07/2020). Pada silaturrahim itu dipimpin oleh Zulherman mantan Ketua DPRD Kota Padang, tampak hadir dikesempatan itu Ketua Yayasan AKBP.

FAN Sumbar merupakan sebuah organisasi kekerabatan, berdiri semenjak tahun 2004, dan sudah memiliki cabang di seluruh kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.

Erizal, SE.MM selaku Ketua FAN Sumbar menyampaikan bahwa, FAN adalah sebuah forum yang hadir di tengah-tengah masyarakat, merupakan sebuah organisasi yang berupaya untuk menghidupkan ekonomi dan aktifitas bagi forum anak Nagari.

Erizal menjelaskan bahwa saat ini FAN sudah membentuk Forum Pedagang Buah dan Konfeksi, dalam rangka meningkatkan ekonomi anggota, yang kedepannya akan dikembangkan lagi pada bidang lainnya.

Sekaitan dengan pelaksanaan Pilkada serentak tanggal 9 Desember tahun 2020, ia bersama anggota FAN Sumbar bertekad, mendukung dan siap memenangkan pasangan H.Gusmal dan Shadiq Pasadigoe sebagai Gubernur dan Wagub Sumbar.

Sedangkan Muslim selaku tuan rumah pada silaturrahim itu mengucapkan terima kasih, atas kehadiran Gusmal Dt.Rajo Lelo bersama Bapak Shadiq Pasadigoe, sebagai Calon Gubernur dan Wagub Sumbar di kediamannya.

Ia berpesan, bilamana pasangan Gusmal Shadiq terpilih nanti sebagai gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat, semoga tidak melupakan masyarakat yang telah mempercayakan amanah kepada Gusmal dan Shadiq.(Team FPII)