![]()
Buser24.com Langkat (Sumut) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) GMAS DPD Kabupaten Langkat kembali mengenang langkah bersejarah tanggal 24 April lalu, saat mereka berani tampil dan menyampaikan orasi lantang tepat di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta Pusat. Di sana, suara hati masyarakat Kabupaten Langkat dibawa langsung ke pusat penegakan hukum anti korupsi, sebagai bukti bahwa perjuangan keadilan di daerah ini tak akan pernah padam.
Ketua DPD Langkat LSM GMAS, Bung Donny, menegaskan bahwa momentum itu bukan sekadar unjuk rasa sesaat, melainkan fondasi semangat yang terus menyala hingga hari ini.
“Kami tidak akan pernah melupakan tanggal 24 April. Saat kami berdiri di depan gedung KPK, kami membawa nama Langkat, kami membawa harapan ribuan warga yang haknya dirampas, yang uang desanya dimainkan, yang hukumnya seolah diatur oleh penguasa lokal. Itu adalah janji yang kami ucapkan di hadapan negara: Langkat tidak akan diam menelan ketidakadilan!” tegasnya dengan penuh keyakinan, Sabtu (4/7).
Ia juga mengingatkan prinsip perjuangan yang dipegang teguh oleh seluruh kawan LSM GMAS: “Ingatlah, sekecil apa pun usaha yang kita lakukan dengan jujur dan berani, pasti tidak akan pernah mengkhianati hasil. Namun perlu diingat juga: hasil yang besar dan berarti itu tidak jatuh begitu saja dari langit. Ia butuh proses yang panjang, butuh waktu, butuh kesabaran, dan butuh keberanian untuk tidak mundur di tengah jalan.”
Kini, langkah demi langkah terus dijalani: mulai dari sorotan proyek fiktif, penyimpangan dana desa, pelanggaran jabatan, hingga penjualan aset negara. Semuanya adalah mata rantai dari apa yang disuarakan di Jakarta tempo hari.
“Banyak yang bilang proses ini lambat. Tapi kami tidak takut menunggu asal jalannya benar. Setiap laporan yang kami serahkan, setiap bukti yang kami kumpulkan, setiap langkah ke instansi penegak hukum adalah bagian dari proses itu. Kami percaya, usaha rakyat yang jujur pada akhirnya akan menumbangkan kesewenang‑wenangan pejabat yang merasa kebal hukum di Langkat,” pungkas Bung Donny.
LSM GMAS menegaskan akan terus menjaga api semangat dari orasi 24 April itu, hingga benar‑benar terwujud Langkat yang bersih, adil, dan hukum ditegakkan tanpa pandang bulu. (Rid)
Editor : Rid.STP
















Komentar