![]()
SANGATTA, Kutai Timur – Kondisi seorang pasien yang menjalani perawatan di RSUD Kudungga Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, dikabarkan terus mengalami penurunan. Keluarga pasien mengeluhkan belum adanya tindakan medis lanjutan dan berharap pihak rumah sakit segera memberikan penanganan yang maksimal.
Berdasarkan keterangan orang tua pasien, anaknya didiagnosis mengalami pembengkakan hati. Selama menjalani perawatan di rumah sakit, keluarga menyebut pasien baru mendapatkan obat pereda nyeri, sementara tindakan medis lanjutan yang diharapkan belum dilakukan.
Orang tua pasien mengaku memperoleh informasi dari perawat yang bertugas di Ruang Nilam bahwa dokter spesialis bedah sedang menjalani cuti dan dijadwalkan kembali bertugas pada hari Rabu. Informasi tersebut membuat keluarga khawatir karena mereka menilai kondisi pasien terus menurun dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.
“Kondisi anak saya semakin menurun. Yang diberikan hanya obat anti nyeri. Kalau memang dokter bedah masih cuti sampai Rabu, bagaimana kalau terjadi sesuatu pada anak saya?” ujar orang tua pasien.
Keluarga berharap RSUD Kudungga Sangatta memiliki mekanisme pelayanan yang dapat memastikan pasien tetap memperoleh penanganan medis yang optimal, meskipun dokter spesialis yang menangani sedang tidak bertugas. Menurut mereka, pasien yang membutuhkan tindakan segera seharusnya mendapatkan solusi medis yang tepat tanpa harus menunggu terlalu lama.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari manajemen RSUD Kudungga Sangatta terkait kondisi pasien, penanganan medis yang telah diberikan, serta informasi mengenai ketersediaan dokter spesialis bedah. Oleh karena itu, seluruh keterangan yang disampaikan dalam berita ini merupakan pernyataan dari pihak keluarga pasien dan belum memperoleh tanggapan resmi dari pihak rumah sakit.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada manajemen RSUD Kudungga Sangatta sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, demi menjaga pemberitaan yang berimbang dan akurat.
(Tim Redaksi)
















Komentar