![]()
Asahan,Buser24.com – Mengantisipasi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau, Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH, S.I.K, MH gencar menyampaikan himbauan tegas kepada seluruh masyarakat agar lebih peduli terhadap potensi kebakaran yang bisa terjadi kapan saja.
Dalam keterangannya, Kapolres menekankan bahwa karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga dapat berdampak luas terhadap kesehatan masyarakat, ekonomi, hingga keselamatan jiwa.
“Memasuki musim kemarau, potensi kebakaran hutan dan lahan semakin tinggi. Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla,” tegas AKBP Revi Nurvelani.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area kering yang mudah terbakar. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak meninggalkan api dalam keadaan menyala di ladang maupun kawasan hutan.
Tak hanya itu, Kapolres juga secara tegas melarang praktik pembukaan lahan dengan cara dibakar yang selama ini masih kerap terjadi di sejumlah wilayah.
“Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Selain berbahaya, hal tersebut juga melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi tegas,” ujarnya.
Sebagai langkah cepat penanganan, masyarakat juga diminta untuk segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau kebakaran dengan menghubungi Call Center 110 yang siap siaga 24 jam.
Polres Asahan berharap melalui himbauan ini, kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi karhutla dapat ditekan dan tidak berkembang menjadi bencana besar.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencegah karhutla sejak dini,” pungkas Kapolres.
(Nando Sagala)
