![]()
Buser24com. Meranti – Seorang warga yang menolak disebutkan identitasnya, yang dikenal sebagai ANS, menilai Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai “tanah surga” bila dikelola dengan serius di semua sektor, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pokok sehari‑hari. Ia menambahkan, “Kita butuh kenyataan, bukan sekadar kata‑kata. Kita harus tunjukkan kemampuan dan skill guna percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat.”10 Januari 2026.
Sementara itu, mantan anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Ramli Ishak, menilai kepemimpinan di Kepulauan Meranti sedang mengalami krisis. “Krisis kepemimpinan memperlambat pertumbuhan di sektor pembangunan dan pertanian,” kata Ramli. Ia menyoroti ketiadaan wakil rakyat dari Meranti di tingkat provinsi maupun pusat, yang menurutnya menghambat upaya mengusulkan program daerah ke lingkaran pemerintahan provinsi dan pusat.
Ramli menambahkan bahwa kepala daerah harus menempatkan orang yang benar‑benar memiliki keahlian dan skill untuk mengangkat pertumbuhan ekonomi, bukan hanya pandai berteori di atas kertas. “Kita harus mampu membuktikan praktek di lapangan dan hasilnya dapat dimanfaatkan masyarakat Meranti,” paparnya kepada awak media.
Kedua narasumber menekankan pentingnya aksi nyata dan kepemimpinan yang berorientasi pada hasil bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti. (Zamri)






















Komentar