oleh

Gedung Sekolah Rusak Berat, Ketua DPC ASWIN Aceh Tamiang Tagih Kepedulian Pemerintah

Loading

Buser24.com | ceh Tamiang.

Patauan Awak Media yang tergabung dalam organisasi Wartawan ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional) DPC Kabupaten Aceh Tamiamg, terlihat  Kondisi bangunan SD Negeri Kota Lintang yang berada di Jalan Inpres, Dusun Al-Ikhsan, Kampung Kota Lintang, Kecamatan Kota Kualasimpang, menjadi sorotan tajam . Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Kabupaten Aceh Tamiang, D’Yogi Syahputra, mendesak pemerintah agar tidak lagi menunda pembangunan sekolah yang kini dinilai sudah rusak parah dan berpotensi membahayakan keselamatan para siswa maupun tenaga pendidik.

Menurut D’Yogi, kerusakan yang terjadi bukan lagi persoalan estetika bangunan, melainkan telah menyangkut aspek keselamatan jiwa. Ia menilai pemerintah harus segera mengambil langkah nyata sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Jangan sampai pemerintah baru bergerak setelah ada korban. Keselamatan anak-anak yang sedang menuntut ilmu harus menjadi prioritas utama. Gedung sekolah yang rusak berat tidak boleh terus dibiarkan menjadi tempat berlangsungnya proses belajar mengajar,” tegas D’Yogi kepada Buser24.com, Selasa (21/7/2026).

sambung Yogi menegaskan bahwa “pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi. Karena itu, penyediaan fasilitas pendidikan yang aman dan layak merupakan tanggung jawab pemerintah, baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun pemerintah pusat.

D’Yogi menilai, apabila kondisi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan berat terus dibiarkan tanpa penanganan, maka pemerintah dinilai telah mengabaikan kebutuhan dasar peserta didik terhadap lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

“Anak-anak seharusnya datang ke sekolah untuk belajar dan meraih cita-cita, bukan dibayangi rasa takut akibat kondisi bangunan yang sewaktu-waktu dapat membahayakan keselamatan mereka. Ini harus menjadi perhatian serius seluruh pemangku kebijakan,”tegas yogi lagi.

Dari penyampaian Yogi juga mengatakan Bahwa “Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang, serta Pemerintah Aceh segera melakukan peninjauan lapangan, menetapkan status prioritas, dan mengalokasikan anggaran pembangunan agar proses rehabilitasi atau pembangunan kembali dapat segera direalisasikan.

“Menurutnya, keterlambatan penanganan terhadap fasilitas pendidikan yang rusak hanya akan memperburuk kualitas pelayanan pendidikan serta menghambat terciptanya lingkungan belajar yang layak bagi generasi penerus bangsa”kata Yogi

Diakhir Penyampaiannya, Yogi menyampaiakn “Sebagai organisasi profesi wartawan ASWIN Aceh Tamiang akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada langkah konkret dari pemerintah.

“Kami tidak ingin persoalan ini hanya menjadi wacana. Pemerintah harus hadir memberikan solusi nyata. Masa depan anak-anak Aceh Tamiang tidak boleh dikorbankan karena lambannya penanganan fasilitas pendidikan.

Masyarakat sekitar juga berharap pemerintah segera merespons kondisi SD Negeri Kota Lintang dengan tindakan nyata. Mereka menginginkan proses pembangunan dapat segera dilaksanakan agar aktivitas belajar mengajar berlangsung dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan sesuai standar kelayakan pendidikan”Akhir Penyampaian Yogi dengan tegas.

 

Reporter : Andi

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *