oleh

Demi Nyawa Sesama, 85 Warga Galang Tergerak Donor Darah! PMI Galang Tebar Kepedulian di Hari Sumpah Pemuda ke-98

Loading

DELI SERDANG, GALANG – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Rabu (28/10/2026), menjadi momentum penuh makna dan kepedulian kemanusiaan di Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang. Bukan sekadar mengenang perjuangan para pemuda yang telah mempersatukan bangsa, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata untuk membantu sesama.

Di tengah semangat persatuan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Galang menggelar kegiatan sosial berupa donor darah, pemeriksaan mata gratis, serta pemeriksaan ultrasonografi (USG) dan telinga, hidung, tenggorokan (THT).

Kegiatan yang dipimpin Ketua PMI Kecamatan Galang, P. Rudiyanto, S.E., tersebut mendapat dukungan penuh dari Camat Galang, Dharma Bakti Harahap, S.Sos., selaku Pelindung PMI Kecamatan Galang.

Turut mendukung kegiatan tersebut Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Galang Herman Kaya Siregar, S.Sos., Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Suarni, S.Sos., M.A.P., PJ Kasi Kesos Daniel p Barus S.Sos ,serta Lurah Galang Kota Gusri Salwa Gea, S.STP., M.Si.Serta Ketua PAC Pemuda Pancasila Galang Ferdian Effendi Bersama para ranting PP Sekecamatan Galang Turut serta mendonorkan darah di PMI Galang

Tampak hadir Manejer PT Banksumut Galang, Personil TNI 121/MCK,Personil Gutmura ,Ketua TPPKK Kecamatan Galang,Para Guru,Kades dan perangkat,serta para Kadus Sekecamatan Galang

85 Warga Tergerak Mendonorkan Darah, 56 Kantong Berhasil Dikumpulkan

Pemandangan yang paling menyentuh dalam kegiatan tersebut adalah tingginya antusiasme masyarakat yang datang dengan satu tujuan mulia, yakni menyumbangkan darah untuk membantu menyelamatkan nyawa orang lain.

Sebanyak 85 orang menunjukkan kesediaannya menjadi pendonor darah. Setelah melalui pemeriksaan kesehatan, sebanyak 56 orang dinyatakan memenuhi persyaratan sehingga berhasil terkumpul 56 kantong darah.

Sementara itu, 29 calon pendonor lainnya belum dapat mendonorkan darah karena kondisi kesehatan yang belum memenuhi persyaratan, di antaranya tekanan darah terlalu rendah atau tinggi serta kadar hemoglobin yang rendah.

Meski belum seluruhnya dapat mendonorkan darah, semangat 85 warga tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Kecamatan Galang.

Sebab, setetes darah yang disumbangkan dengan tulus bukan sekadar cairan kehidupan, melainkan harapan bagi pasien yang sedang berjuang untuk sembuh, bagi seorang ibu yang ingin kembali memeluk anaknya, dan bagi keluarga yang menantikan kesembuhan orang tercinta.

Bukan Hanya Donor Darah, PMI Galang Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis

Kepedulian PMI Kecamatan Galang tidak berhenti pada kegiatan donor darah.

Bekerja sama dengan tenaga medis dari SMEC Klinik Lubuk Pakam, PMI Galang juga menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan mata secara gratis yang diikuti sebanyak 60 orang.

Selain itu, melalui kerja sama dengan dokter dari RSU Mitra Guray Petumbukan, diselenggarakan pemeriksaan USG dan THT yang dimanfaatkan sebanyak 50 orang.

Dengan demikian, kegiatan sosial tersebut mencatat 85 calon pendonor darah dan 110 peserta layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

Program ini menjadi bentuk nyata pelayanan kemanusiaan yang diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kondisi tubuh.

Ketua PMI Galang Terharu dan Bersyukur atas Kepedulian Masyarakat

Ketua PMI Kecamatan Galang, P. Rudiyanto, S.E., menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas keberhasilan kegiatan sosial tersebut.

Ia mengapresiasi antusiasme masyarakat, para pendonor sukarela, tenaga kesehatan, serta seluruh unsur pemerintahan dan pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan.

Menurutnya, kegiatan kemanusiaan seperti ini merupakan agenda yang secara rutin dilaksanakan PMI Kecamatan Galang pada sejumlah momentum penting, di antaranya peringatan Hari Kartini, Hari Ulang Tahun Kabupaten Deli Serdang, dan Hari Sumpah Pemuda.

P. Rudiyanto berharap semangat kepedulian tersebut terus terpelihara dan tidak hanya muncul ketika memperingati hari-hari besar.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Camat Galang Dharma Bakti Harahap, S.Sos., yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas terlaksananya kegiatan sosial ini. Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada semua unsur yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan ini. Semoga Allah SWT membalas seluruh amal kebaikan Bapak dan Ibu semuanya. Aamiin Ya Rabbal Aalamiin,” ungkap P. Rudiyanto.

Dukungan Pemerintah Kecamatan Menambah Semangat Kemanusiaan

Kehadiran dan dukungan jajaran Pemerintah Kecamatan Galang, termasuk Sekcam Herman Kaya Siregar, Kasi PMD Suarni, dan Lurah Galang Kota Gusri Salwa Gea, turut memperkuat sinergi antara pemerintah, PMI, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut mencerminkan bahwa kegiatan sosial bukan hanya menjadi tanggung jawab satu organisasi, melainkan membutuhkan kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

Di tengah berbagai tantangan kehidupan, semangat gotong royong seperti inilah yang menjadi kekuatan untuk terus menjaga persatuan dan solidaritas sosial.

Sumpah Pemuda Bukan Sekadar Sejarah, tetapi Pengabdian Nyata

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kecamatan Galang memberikan pesan mendalam bahwa mencintai bangsa tidak selalu harus diwujudkan melalui tindakan besar.

Terkadang, rasa cinta kepada tanah air hadir melalui langkah sederhana: mengulurkan tangan kepada sesama, menyumbangkan darah secara sukarela, atau membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan.

Jika dahulu para pemuda bersatu untuk memperjuangkan masa depan bangsa, hari ini masyarakat Galang menunjukkan persatuan melalui kepedulian untuk menjaga kehidupan sesama.

Sebanyak 56 kantong darah yang terkumpul bukan sekadar angka keberhasilan sebuah kegiatan. Di balik setiap kantong darah terdapat ketulusan, harapan, dan semangat kemanusiaan yang tidak ternilai harganya.

Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini pun menjadi pengingat bahwa persatuan bukan hanya diucapkan, melainkan harus dibuktikan melalui perbuatan.

Dari Galang untuk kemanusiaan, setetes darah menjadi bukti cinta, dan kepedulian menjadi wujud nyata semangat Sumpah Pemuda.

Pemuda bergerak, kemanusiaan hidup, Indonesia semakin kuat

Editor:L bagus

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *