![]()
Tanjung Batu, Berau, Kaltim – Ruas jalan poros Kampung Tanjung Batu Kilometer 6, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, mengalami kerusakan serius akibat longsor. Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengendara yang melintas, terlebih menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026.
Longsor yang terjadi telah menggerus tanah penyangga di bawah badan jalan hingga menyebabkan bagian bawah aspal diduga mengalami kekosongan. Akibatnya, muncul lubang cukup besar di permukaan jalan serta retakan yang mulai memanjang di sekitar titik kerusakan.
Meski hanya terjadi di satu titik, kerusakan tersebut berada di jalur utama yang setiap hari dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, termasuk mobil pribadi dan angkutan barang.
Saat kendaraan melintas secara perlahan, permukaan aspal tampak retak dan tertekan, seolah-olah bagian bawahnya tidak lagi padat untuk menopang beban kendaraan.
Kondisi ini diibaratkan warga seperti “ranjau jalanan” yang sewaktu-waktu dapat membahayakan pengguna jalan, terutama bagi pengendara yang tidak menyadari adanya rongga di bawah aspal. Warga juga khawatir jika tidak segera ditangani, badan jalan dapat ambles lebih dalam.
“Lubangnya memang hanya satu titik, tetapi cukup dalam dan berbahaya. Aspalnya seperti kosong di bawah. Kami berharap segera diperbaiki sebelum Lebaran karena arus kendaraan pasti meningkat,” ujar salah seorang warga Tanjung Batu.
Menjelang Idul Fitri, volume kendaraan diperkirakan meningkat seiring arus mudik serta perjalanan wisata menuju kawasan Pulau Derawan melalui Kecamatan Pulau Derawan.
Warga pun berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan darurat sebelum Lebaran, agar kerusakan tidak semakin melebar dan keselamatan para pengguna jalan tetap terjamin (Fendy)
