![]()
Buser24, Com, Langkat — Kawasan Teluk Aru yang meliputi sejumlah kecamatan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, boleh berbangga.
Pasalnya, pada Sabtu (29/8/2026), sejumlah insan pers yang selama ini aktif menjalankan tugas jurnalistik, baik dari media cetak maupun media online, sepakat membentuk sebuah wadah organisasi bernama PRATU (Persatuan Wartawan Teluk Aru).
Pembentukan wadah tersebut menjadi momentum tersendiri bagi para awak media yang selama ini menjalankan aktivitas jurnalistik di kawasan Teluk Aru maupun di luar daerah.
Sejumlah wartawan yang tergabung disebut bukan merupakan wajah baru dalam dunia jurnalistik, melainkan telah cukup lama berkecimpung dan memiliki pengalaman di lapangan.
Dalam musyawarah pembentukan sekaligus pengukuhan kepengurusan PRATU, Rahmanto, dari Media Liputan 86, News. Com. dipercaya secara aklamasi sebagai Ketua. Sementara posisi Sekretaris dipercayakan kepada Adi,Zendrato, dari Media, Kuli Tinta dan Budi Panjaitan dipercaya menduduki jabatan Bendahara, dari Media Sumut Brantas.
Sedangkan Syafi’i Gultom, wartawan media online Buser24.com, ditempatkan sebagai Pembina.
Pengukuhan kepengurusan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban di salah satu kafe yang berada di kawasan Teluk Aru. Para wartawan yang hadir tampak menyambut positif terbentuknya wadah tersebut, dengan harapan PRATU tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya para jurnalis, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pers dan masyarakat di kawasan Teluk Aru.
Dalam arahannya, Ketua PRATU Rahmanto menyampaikan bahwa keberadaan wadah tersebut diharapkan dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan silaturahmi serta membangun solidaritas antarwartawan.
Menurutnya, wartawan memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, kebersamaan sesama insan pers dinilai penting agar profesi jurnalistik dapat dijalankan secara profesional, berimbang dan tetap mengedepankan etika.
“PRATU ini bukan sekadar wadah berkumpul. Kita berharap organisasi ini dapat menjadi tempat untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan profesionalisme serta menjaga marwah wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujar Rahmanto dalam arahannya.
Sementara itu, Sekretaris PRATU, Adi, dalam penyampaiannya menekankan pentingnya komunikasi dan kekompakan antaranggota.
Menurutnya, perbedaan media tempat wartawan bekerja jangan sampai menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa saling menghargai dan menjaga komunikasi. Kita berbeda media, tetapi tetap berada dalam satu profesi,” katanya.
Senada dengan itu, Bendahara PRATU Budi Panjaitan menyampaikan bahwa organisasi membutuhkan kebersamaan dan keterbukaan dalam menjalankan setiap program. Ia berharap seluruh anggota dapat ikut berperan aktif sehingga wadah yang baru dibentuk tersebut dapat berjalan dengan baik.
Sedangkan Pembina PRATU, Syafi’i Gultom, mengingatkan agar keberadaan organisasi tetap berpijak pada prinsip-prinsip jurnalistik serta tidak keluar dari koridor etika profesi.
Menurutnya, wartawan memiliki fungsi penting sebagai salah satu pilar penyampai informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, kebebasan pers harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab dalam menyajikan berita.
“Jangan sampai keberadaan wadah ini hanya sebatas nama. Jadikan PRATU sebagai rumah bersama untuk membangun komunikasi, meningkatkan kualitas jurnalistik dan memberikan informasi yang benar serta bermanfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Dengan terbentuknya PRATU, para wartawan yang berada di kawasan Teluk Aru diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Kehadiran wadah tersebut juga diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara insan pers, masyarakat dan berbagai pihak terkait dalam rangka mendukung keterbukaan informasi serta pembangunan di Kabupaten Langkat.
Reporter :Ucok Gultom.






















Komentar