![]()
Buser24com. Meranti. Banyak warganet dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, yang mengkritik pembangunan Gor di Jalan Pramuka Desa Banglas yang dibiarkan terbengkalai. Gedung tersebut dibangun oleh Pemerintahan Kabupaten Bengkalis dengan biaya yang tidak sedikit, namun tidak dimanfaatkan dengan baik.
“Gedung tersebut merusak pandangan mata bagi yang melintas di jalan itu,” kata salah seorang warga. “Semenjak pemekaran daerah menjadi Kabupaten Kepulauan Meranti, sudah beberapa tahun, namun belum ada tanda-tanda pihak Pemda maupun wakil rakyat untuk mencari solusi untuk memperbaiki atau digunakan untuk apa gedung tersebut.”
Masyarakat berharap agar Pemda dan wakil rakyat dapat mencari jalan terbaik untuk memanfaatkan gedung tersebut, sehingga dapat mengali potensi generasi muda dalam bidang olahraga. “Dinas Pariwisata harus melakukan kerja keras koordinasi dengan Pemda dan pemerintah pusat untuk menghidupkan kembali generasi muda bidang olahraga,” kata sumber.
Warga juga mempertanyakan, “Apakah tidak sakit mata kita melihat gor seperti ini?” Mereka berharap agar pihak terkait dapat segera mengambil tindakan untuk memanfaatkan gedung tersebut..*Warganet dan Masyarakat Kepulauan Meranti Protes, Gor di Jalan Pramuka Desa Banglas Dibiarkan Terbengkalai*
Banyak warganet dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, yang mengkritik pembangunan Gor di Jalan Pramuka Desa Banglas yang dibiarkan terbengkalai. Gedung tersebut dibangun oleh Pemerintahan Kabupaten Bengkalis dengan biaya yang tidak sedikit, namun tidak dimanfaatkan dengan baik.
“Gedung tersebut merusak pandangan mata bagi yang melintas di jalan itu,” kata salah seorang warga. “Semenjak pemekaran daerah menjadi Kabupaten Kepulauan Meranti, sudah beberapa tahun, namun belum ada tanda-tanda pihak Pemda maupun wakil rakyat untuk mencari solusi untuk memperbaiki atau digunakan untuk apa gedung tersebut.”
Masyarakat berharap agar Pemda dan wakil rakyat dapat mencari jalan terbaik untuk memanfaatkan gedung tersebut, sehingga dapat mengali potensi generasi muda dalam bidang olahraga. “Dinas Pariwisata harus melakukan kerja keras koordinasi dengan Pemda dan pemerintah pusat untuk menghidupkan kembali generasi muda bidang olahraga,” kata sumber.
Warga juga mempertanyakan, “Apakah tidak sakit mata kita melihat gor seperti ini?” Mereka berharap agar pihak terkait dapat segera mengambil tindakan untuk memanfaatkan gedung tersebut.***
