![]()
Buser24.com | Aceh Tamiang.
Kurang lebih memasuki jangka waktu dua bulan pasca bencana banjir hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada tanggal 28–29 November tahun 2025 lalu, proses pemulihan masih terus dilakukan di berbagai wilayah terdampak Bencana banjir yang dipicu curah hujan tinggi. Banjur yang memporak-porandakan di 12 kecamatan dan berdampak pada 216 desa atau kampung di seluruh Kabupaten Aceh Tamiang.
Salah satu wilayah yang mengalami dampak adalah Kampung Sukajadi Paya Bujok, Kecamatan Karang Baru Aceh Tamiang, Kampung tersebut dilaporkan lumpuh total akibat terjangan banjir hidrometeorologi (banjir bandang) yang datang secara tiba-tiba dan merusak permukiman warga.

Berdasarkan data pemerintah kampung setempat, sebanyak 11 unit rumah warga hanyut terbawa arus banjir. Selain itu, lebih dari 70 persen rumah warga mengalami rusak berat, 20 persen rusak sedang, dan 10 persen rusak ringan.
Kondisi tersebut menyebabkan sebagian besar warga terdampak kehilangan tempat tinggal dan harta benda, serta harus menjalani masa pemulihan yang tidak mudah.
Pasca bencana, Pemerintahan Kampung Sukajadi Paya Bujok bersama unsur lapisan masyarakat setempat bergerak cepat melakukan berbagai upaya pemulihan. Fokus utama diarahkan pada pembersihan sisa material banjir, perbaikan rumah warga, serta pemulihan fasilitas umum yang terdampak, seperti akses jalan kampung dan sarana ibadah. Dan terlihat dalam melakukan masa pemulihan alat berat mini dan 1 unit dam Truck diterjunkan untuk membersihkan sisah puing – puning matrial dan membersihkan sisah Lumpur yang masih berserakan dibadan jalan utama kampung Sukajadi Jadi Paya Bujok.
Datok Penghulu (Kades – Red) Kampung Sukajadi Paya Bujok “Susilo menyampaikan bahwa “upaya pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan semangat partisipasi masyarakat.
“Kami bersama warga terus berbenah dan bangkit dari dampak banjir. Meski proses pemulihan ekonomi ni membutuhkan waktu yang tidak lama, kami berkomitmen untuk memastikan kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan normal,” ujar Susilo Kepada Awak Media Buser24, Selasa (13/1/26) Sore

Lanjut Susilo mengatakan “Selain dukungan dari pemerintah kampung, proses pemulihan juga melibatkan pemerintah kecamatan dan kabupaten, serta berbagai pihak yang turut memberikan bantuan, baik berupa logistik, material bangunan, maupun dukungan sosial kepada warga terdampak banjir (Korban).
“Memasuki kurang Lebih Kurun Waktu dua bulan pasca bencana, kondisi Kampung Sukajadi Paya Bujok perlahan mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Namun demikian, pemerintah kampung berharap adanya perhatian dan dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah dan pihak terkait, khususnya dalam upaya rehabilitasi rumah warga yang rusak berat serta langkah mitigasi bencana agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, walaupun bantuan dalam rehabilitasi rumah terhadap warga Kampung Sukajadi Paya Bujok masih dalam proses oleh pihak dinas Terkait dan kita hanya bisa menunggu sampai kapan bantuan tersebut akan terealisasi ke masayarakat”, ucap Datok Penghulu “Susilo.

Diakhir Penyampaiannya, Susilo yang didampingi Dua orang perangkat Kampung diantara Kasi Pemerintahan dan Kepala Dusun mengatakan “Pemerintahan Kampung Sukajadi Paya Bujok terus komitmen untuk terus mengawal proses pemulihan pasca banjir hingga masyarakat benar-benar pulih dan dapat kembali menjalani aktivitas secara normal”, Akhir Penyampaian Susilo.
Reporter : Andi
