oleh

Pisah Sambut Kapolres Nias Selatan, Kapolres Rainhard: Target Kerja Menekan Praktek Korupsi

Loading

Buser24.com, Nias Selatan:

Polres Nias Selatan Gelar acara Pisah sambut Kapolres Nias Selatan AKBP Arke Furman Ambat, SIK.,MH., sebagai pejabat lama kepada Kapolres baru AKBP Rainhard H. Nainggolan, SH.,SIK.,MM.

Acara ini turut dihadiri pejabat lama (mantan Kapolres) Nias Selatan AKBP Arke Furman Ambat, SIK.,MH., Pejabat baru Kapolres AKBP Rainhard H. Nainggolan, SH.,SIK.,MM., Kasat Reserse Nias Selatan AKP I Ginting, SH., Kasat Intelkam AKP Zul Efendi, SH, Kasat Lantas AKP Musa Sembiring, SH, Kasat Narkoba IPDA Ardiansyah, SH., MH, Kasat Sabhara IPTU Ariyunus Zai, Kapolsek Lolowau IPDA David Pangaribuan, Kapolsek PP Batu, Kapolsek Gomo IPDA Jhonson Sianipar, Kapolsek Lahusa AKP Edward Hasibuan dan seluruh personil Polres Nias Selatan yang dilaksanakan di halaman Polres Nisel, jumat (25/06/21)

Dalam Sambutannya AKBP Arke F. Ambat mengatakan, saya Sebagai manusia biasa yang banyak kekurangan memohon maaf jika selama kepemimpinan saya  sebagai Kapolres ada sikap dan tindakan yang kurang berkenan di hati rekan–rekan, saya mohon dimaafkan, harapnya.

Kapolres Nias Selatan AKBP Rainhard H Nainggolan, SH.,SIK.,MM, sebelumnya sebagai Ditreskrimsus Polda Sumut dalam sambutannya mengatakan, baru saat ini saya dinas di wilayah hukum Nias Selatan yang kita cintai ini, mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban dan mematuhi Protokol Kesehatan guna membasmi  wabah Covid-19", harapnya

Selanjutnya AKBP Rainhard H. Nainggolan menambahkan, semua program Kapolres lama AKBP Arke Furman Ambat, SIK.,MH yang baik akan kami lanjutkan sesuai aturan yang berlaku, akan menjaga keamanan, kenyamanan dan kedamaian khususnya kepada masyarakat Nias Selatan", ujarnya.

Pada tugas baru, ada target kerja selama 3 (tiga) bulan atau 100 (seratus) hari lamanya yang merupakan perhatian publik dan juga atensi pimpinan.

Target kerja  yang harus dituntaskan yakni upaya menekan penyebaran Covid-19, Melakukan pendampingan kegiatan masyarakat termasuk proyek pembangunan biar betul-betul Kamtibmas terwujud dengan baik dan  agar budaya korupsi dapat tertekan di nias selatan, lalu mengenai kasus dana desa selama ini yang belum duduk perkaranya akan kita cek ulang, ucapnya diakhiri.

(Gasa Bali)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *