![]()
Buser24.com | Aceh Tamiang.
Pemerintahan Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, secara resmi menggelar acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap tiga Kepala Mukim serta satu Datok Penghulu Kampung Sapta Marga. Prosesi tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat mukim dan kampung., Rabu (02/08/2026) pagi sekira pukul 10.00 Wib tepatnya dihalaman Kantor Kecamatan Setempat
Pelantikan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas sejumlah Keputusan Bupati Aceh Tamiang tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala Mukim serta Datok Penghulu di wilayah Kecamatan Manyak Payed.
Berdasarkan Keputusan Bupati Aceh Tamiang Nomor 100.3.3.2/706/2026, 100.3.3.2/708/2026, dan 100.3.3.2/709/2026, masing-masing ditetapkan pengangkatan Kepala Mukim Tualang Cut, Kepala Mukim Gunung Masjid, dan Kepala Mukim Manyak Payed.
Dalam keputusan tersebut, Ambia, S.Sos diangkat sebagai Kepala Mukim Tualang Cut, Amriadi sebagai Kepala Mukim Gunung Masjid, serta Mukhtaruddin sebagai Kepala Mukim Manyak Payed.
Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang juga menerbitkan Keputusan Nomor 100.3.3.2/707/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Datok Penghulu Kampung Sapta Marga, Kecamatan Manyak Payed.
Melalui keputusan tersebut, Muhammad Reza Harahap diberhentikan dari jabatannya sebagai Pj. Datok Penghulu Kampung Sapta Marga, kemudian Supriadi diangkat sebagai Datok Penghulu definitif Kampung Sapta Marga untuk periode masa jabatan 2026–2032.
Pengambilan Sumpah Jadi Momentum Awal Pengabdian
Prosesi pelantikan dihadiri sejumlah unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan di Kecamatan Manyak Payed. Hadir di antaranya Camat Manyak Payed Moammar Kadafi, S.IP., M.Si., Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Kecamatan Manyak Payed Anggi Elvira, S. ST., Sekcam Manyak Payed Muslim Budiman, S.Ag., Kapolsek Manyak Payed Polres Langsa Iptu Sabaruddin, Danramil 06/Mpy Kodim 0117/Aceh Tamiang yang diwakili Serka Hendra R, Kepala KUA Lukman Nulhakim, S.Ag., para Datok Penghulu se-Kecamatan Manyak Payed serta jajaran staf kecamatan.
Pada puncak acara, ketiga Kepala Mukim bersama Datok Penghulu Kampung Sapta Marga mengikuti prosesi pengambilan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Camat Manyak Payed.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen pelantikan oleh masing-masing pejabat yang baru dilantik serta penyematan tanda jabatan kepada Datok Penghulu sebagai simbol resmi dimulainya tugas dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah pemerintahan dalam tingkat
Jabatan Bukan Sekadar Kedudukan, tetapi Amanah
Dalam sambutannya, Camat Manyak Payed Moammar Kadafi, S.IP., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada tiga Kepala Mukim dan Datok Penghulu Kampung Sapta Marga yang telah resmi menerima amanah baru.
Ia menegaskan bahwa jabatan Kepala Mukim maupun Datok Penghulu bukan semata-mata sebuah kedudukan administratif, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan pemerintah.
Menurutnya, Kepala Mukim memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi, menjaga keharmonisan serta menjadi bagian penting dalam menjembatani kepentingan masyarakat dengan pemerintahan.
Camat juga berpesan agar para Kepala Mukim senantiasa merangkul seluruh lapisan masyarakat, tanpa membedakan latar belakang maupun kepentingan kelompok.
“Selamat kepada tiga Kepala Mukim yang telah dilantik. Saya berharap amanah yang diberikan ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Rangkul seluruh masyarakat, bangun komunikasi dan kerja sama yang baik, karena dukungan masyarakat merupakan bagian penting dalam menjalankan tugas pemerintahan,” pesan Moammar Kadafi.

Ia menambahkan, keberhasilan pemerintahan tidak dapat dibangun hanya oleh seorang pemimpin. Diperlukan sinergi antara Kepala Mukim, Datok Penghulu, perangkat kampung, tokoh masyarakat dan seluruh unsur pemerintahan agar penyelenggaraan pemerintahan dapat berjalan lebih baik,”ujar Moammar.
Apresiasi untuk Pj. Datok Penghulu, Pesan untuk Datok Definitif
Dalam kesempatan tersebut, Moammar Kadafi juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Muhammad Reza Harahap, yang sebelumnya menjalankan tugas sebagai Pj. Datok Penghulu Kampung Sapta Marga. Menurutnya, selama menjalankan tugas, sebagai Pj. Datok Penghulu telah menjadi bagian dari proses penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat di Kampung Sapta Marga.
“Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas sebagai Pj. Datok Penghulu Kampung Sapta Marga. Apa yang telah dilakukan selama masa tugas tentunya menjadi bagian dari perjalanan pemerintahan kampung,” ungkapnya.
Kepada Datok Penghulu definitif yang baru dilantik, Supriadi, Camat berpesan agar segera membangun komunikasi dan kerja sama yang harmonis dengan seluruh perangkat kampung.
Ia berharap Datok Penghulu mampu menjadi pemimpin yang terbuka, mau mendengar aspirasi masyarakat dan mengedepankan kepentingan pembangunan kampung.
“Selamat kepada Datok Penghulu Kampung Sapta Marga yang baru dilantik. Mari terus rangkul masyarakat dan bangun kerja sama dengan seluruh perangkat kampung. Jangan berjalan sendiri, karena pemerintahan kampung akan kuat apabila seluruh unsur di dalamnya dapat bekerja bersama untuk membangun kampung yang lebih baik,” tegas Camat.
Camat Tekankan Pentingnya Menghafal Hymne Aceh
Ada hal menarik yang turut menjadi penekanan Camat Manyak Payed dalam kegiatan tersebut. Ia mengingatkan seluruh pemangku kepentingan di lingkungan pemerintahan Kecamatan Manyak Payed agar memahami dan menghafal Hymne Aceh.
Menurutnya, Hymne Aceh perlu mendapat perhatian sebagai bagian dari identitas dan penghormatan terhadap daerah. Karena itu, ia berharap lagu tersebut dapat dinyanyikan dalam berbagai kegiatan resmi pemerintahan yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Manyak Payed.
Penegasan tersebut sekaligus menjadi pesan agar aparatur pemerintahan tidak hanya memahami tugas administratif, tetapi juga memiliki rasa kecintaan dan kebanggaan terhadap daerah serta nilai-nilai yang melekat di dalamnya.
Pemimpin Baru, Harapan Baru bagi Masyarakat
Pelantikan tiga Kepala Mukim dan satu Datok Penghulu definitif ini bukan sekadar agenda seremonial pemerintahan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi awal dari sebuah tanggung jawab baru untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Kepala Mukim memiliki posisi penting dalam membangun komunikasi sosial di tengah masyarakat. Begitu pula Datok Penghulu yang berada di garis terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat kampung.
Karena itu, ukuran keberhasilan seorang pemimpin bukan hanya dilihat dari terlaksananya kegiatan pemerintahan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasa didengar, dilayani dan dilibatkan dalam proses pembangunan.
Masyarakat tentu berharap para pejabat yang baru dilantik tidak hanya hadir ketika ada kegiatan resmi, tetapi juga mampu hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan. Kepemimpinan yang merangkul, terbuka terhadap kritik dan mampu membangun kolaborasi akan menjadi modal penting dalam menciptakan pemerintahan yang dipercaya masyarakat.

Dengan dilantiknya tiga Kepala Mukim dan satu Datok Penghulu definitif tersebut, harapannya roda pemerintahan di Kecamatan Manyak Payed semakin solid, koordinasi antarlembaga semakin kuat, serta pembangunan kampung dapat berjalan lebih terarah dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
Pada akhirnya, sumpah jabatan yang telah diucapkan bukan hanya menjadi bagian dari prosesi pelantikan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa di balik sebuah jabatan terdapat amanah besar yang harus dijalankan dengan kejujuran, tanggung jawab dan pengabdian kepada masyarakat.
(Andi).






















Komentar