Beranda DAERAH Pelabuhan Muntok, Pemanfaatan Kelangsungan Aktifitas Bongkar Muat Perahu Nelayan

Pelabuhan Muntok, Pemanfaatan Kelangsungan Aktifitas Bongkar Muat Perahu Nelayan

BERBAGI

Buser24.com-Muntok Bangka Pelabuhan muntok kondisinya semangkin dangkal bahkan pada kolam pelabuhan tidaklah banyak air yang didapat namun kubangan lumpur dan sampahlah yang ada disekitaran kolam pelabuhan. Kapal menyinggahipun bukan lagi kapal niaga jenis Kapal layar Motor (KLM) melainkan Perahu Motor Nelayan bertambat dengan ukuran tertentu

Pelabuhan muntok yang terdampak imbas dari sediment hingga pendangakalan dikolam maupun di alur masuk menjadi faktor pelabuhan ini serasa mati suri kapalpun beralih kepelabuhan lain demi keamanan pelayaran hingga kini keadaan pelabuhan yang tidak lagi dilirik oleh perusahan kapal niaga untuk bongkar muat menyinggahi pelabuhan Muntok tentunya dimanfaatkan oleh perahu nelayan untuk bongkar muat hasil tangkapan baik menggunakan viber ukuran 1 kwintal maupun non viber. Hal ini terlihat banyaknya perahu motor yang bertambat disekitaran kolam pelabuhan.

Kawasan pelabuhan muntok ini pun masih pada berada diareal pelabuhan keadaan pelabuhan pada bagian darat masih terpasang plang reklame PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Pangkalbalam Kawasan Muntok dan juga ada papan reklame yang bertuliskan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat “Tanah Dalam Penguasaan Pemerintah Daerah Bangka Barat Dilarang Menggunakan / Memanfaatkan Mendirikan Bangunan tanpa Izin.

Zulfitri merupakan aktifis Bangka barat menyampaikan pelabuhan muntok ini penuh kenangannya saat dulu kami yang akan berangkat ke jakarta berbondong bondong calon penumpang berkumpul di pelabuhan mentok selanjutnya menaiki kapal tongkang yang menghantar kami ke tengah laut untuk naik ke kapal pelni.. banyak suka dukanya di pelabuhan mentok ini terutama pada mahasiswa bangka dulunya yang hendak menuntut ilmu di pulau jawa akan merasa kenangannya di pelabuhan muntok.. tidak seperti saat ini ujarnya, 28/2/2021

Zulfitripun berharap kepada pemerintah maupun pelindo agar pelabuhan ini terus di pertahankan dengan pemanfaatannya karena kita ketahui muntok merupakan kota pelabuhan jangan di biarkan hancur seperti pada bangunan di sekitarnya. ( Agus)