![]()
Buser24.com Langkat ( Sumut) Penyalahgunaan narkoba saat ini sudah mengkhawatirkan. Pasalnya, penyalahgunaan narkoba tidak hanya terjadi pada kalangan dewasa, melainkan juga telah merambah ke kalangan remaja dan anak-anak termasuk pelajar oleh karena itu, diharapkan keterlibatan stakeholder untuk bersama-sama menanggulanginya. Hal ini ditegaskan Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Bahorok H. Muhammad Kurnia Amir, S. Sos. I. S. Pd. I, MM ketika menjadi narasumber dalam kegiatan penyuluhan bahaya Narkoba yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan olahraga (Dispora) Kabupaten Langkat, Jum’at (23/10/2026) di Taman Wisata Syariah (TWS) Pamah Semelir Sei Bingei.
Lebih lanjut Kurnia yang juga wakil sekretaris MUI Langkat ini dalam materi presentasinya mengatakan saat ini peredaran narkoba sudah mulai merambah kalangan pelajar. Antisipasi terhadap peredaran narkotika dan obat terlarang (Narkoba) di kalangan pelajar perlu terus dilakukan. Sebab, pelajar pun menjadi incaran bagi pengedar narkotika. Maka dari itu, pelajar harus dibekali pemahaman tentang narkoba, untuk membangun komitmen bersama, mencegah, memerangi penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba di lingkungan pendidikan. “Kita dukung dan apresiasi dinas pemuda dan olahraga yang terus aktif dalam penyuluhan bahaya narkoba khususnya bagi pelajar sebagai edukasi pencegahan penyalahgunaan bahaya narkoba”, katanya.
Pelajar harus mampu membangun benteng diri dari terpapar penyalahgunaan narkoba dengan cara meningkatkan iman dan takwa jadilah remaja yang relegius yang mengamalkan ajaran agamanya dengan baik dan benar, sibukkan diri dengan kegiatan yang bermanfaat seperti olahraga prestasi dan seni, serta aktif dalam pergaulan yang sehat dan selektif dalam pergaulan dan pertemanan serta lingkungan yang baik dengan kegiatan ekstrakulikuler maupun berorganisasi.
Masih menurut Kurnia yang didampingi penyuluh agama Islam Surya Adinata PA, S. Pd, SH mengharapkan pelajar tidak mudah tergoda bujuk rayu pengedar narkoba atau teman yang sudah terpapar apabila memberi gratis dengan mengatakan bukti persahabatan, tidak apa-apa kalau cuma sekali tidak akan ketagihan katakan tidak, tolak dengan lugas tegas. Selanjutnya apabila ada teman atau diri yang terjebak dan terpapar penyalahgunaan narkoba segera beritahukan orangtua/wali, konsultasi dengan guru bimbingan konseling, melalui Babinsa dan Babinkantibmas laporkan ke BNN agar dapat ditindaklanjuti.
Sebelumnya Kepala dinas Pemuda dan olahraga kabupaten Langkat Ngaturken PA melalui Kepala Bidang Bina Kepemudaan Khairul Amri, S.Ag mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan bahaya narkoba ini menjadi agenda dan program kerja rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya dalam upaya mewujudkan Generasi Emas bebas narkoba.
Kegiatan penyuluhan bahaya narkoba tahun 2026 mengambil tema Tanpa Narkoba Generasi Indonesia Hebat yang diikuti 50 orang peserta dengan menghadirkan Narasumber Kodim 0203 Langkat, Kepala BNN Kabupaten Langkat, Kementerian Agama Kabupaten Langkat dan Tokoh Pemuda berprestasi.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari mulai tanggal 23-24 Oktober 2026, peserta menerima materi ceramah tanya jawab, diskusi dan outbound serta mendapatkan berbagai fasilitas lainnya seperti konsumsi, akomodasi ATK dan sertifikat yang telah disiapkan panitia.
Lintong. S
Editor : Rid.STP
















Komentar