![]()
BUSER24.COM, Mataram, NTB – Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK., MH., memimpin langsung apel kesiapan pengamanan aksi unjuk rasa yang akan berlangsung di Gerbang Utama Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (22/06/2026).
Apel yang digelar di Lapangan Kantor Gubernur NTB tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh personel siap menjalankan tugas pengamanan secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur.
Dalam pengamanan aksi penyampaian pendapat tersebut, Polresta Mataram menerjunkan ratusan personel gabungan yang terdiri dari anggota Polresta Mataram, Polda NTB, serta personel Satbrimob Polda NTB. Selain itu, pasukan Polwan juga dilibatkan sebagai bagian dari pendekatan humanis dalam menjaga situasi tetap kondusif selama aksi berlangsung.

Di hadapan seluruh personel, Kapolresta Mataram menegaskan pentingnya menjaga sikap dan tindakan selama pelaksanaan pengamanan agar tidak memicu reaksi yang dapat memperkeruh situasi di lapangan.
“Perhatikan segala bentuk tindakan personel, hindari gerak-gerik yang dapat memancing reaksi dari peserta unjuk rasa, serta peka terhadap setiap dinamika yang terjadi di lapangan. Saya minta seluruh personel melaksanakan tugas dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab,” tegas Kombes Pol. Hendro Purwoko.
Ia juga mengingatkan para Perwira Pengawas (Pawas), Perwira Pengendali (Padal), serta seluruh perwira yang bertugas agar terus melakukan pengawasan terhadap pergerakan personel maupun massa aksi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Kapolresta menegaskan bahwa seluruh personel yang terlibat pengamanan tidak diperkenankan membawa senjata api dan hanya dilengkapi peralatan Dalmas sesuai standar pengamanan aksi unjuk rasa.
Selain menjaga keamanan di lokasi aksi, aparat juga disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar kawasan Kantor Gubernur NTB guna memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar dan tidak terganggu oleh kegiatan penyampaian aspirasi tersebut.
“Lakukan koordinasi secara berkelanjutan dengan koordinator lapangan. Sampaikan imbauan kepada peserta aksi agar tetap tertib dan tidak melakukan tindakan anarkis sehingga tujuan penyampaian aspirasi dapat tercapai dengan baik,” lanjutnya.
Kapolresta juga menekankan bahwa keselamatan seluruh pihak menjadi prioritas utama dalam pengamanan, baik personel yang bertugas, peserta aksi, maupun masyarakat umum yang beraktivitas di sekitar lokasi.

“Dalam setiap pelaksanaan pengamanan, yang harus diutamakan adalah keselamatan orang dan perlindungan fasilitas umum. Jaga keselamatan personel, peserta unjuk rasa, serta masyarakat lainnya,” pungkasnya.
Dengan kesiapan personel dan pola pengamanan yang mengedepankan pendekatan persuasif serta humanis, Polresta Mataram berharap aksi unjuk rasa dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa mengganggu aktivitas masyarakat maupun pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB.(Murhan)
Editor:AS
