![]()
SOSOK PEMIMPIN BERHATI EMAS! KAPOLRES LANGKAT AKBP DAVID TRIO PRASODJO TANGGUHKAN PENAHANAN WAK SUPARMIN, TANGAN PENUH KASIH SAMBANGI DAN BERIKAN BANTUAN LANGSUNG KE RUMAH NENEK GINAH; LSM GMAS: INILAH WAJAH POLRI YANG DIBANGGAKAN RAKYAT
Buser24.com Langkat (Sumut). Sebuah kisah haru sekaligus membanggakan datang dari jajaran Kepolisian Resor Langkat di bawah komando AKBP David Trio Prasodjo, S.H., S.I.K., M.I.P. Beliau tak hanya memutuskan menangguhkan penahanan Wak Suparmin alias Wak Bes, usia 52 tahun—satu‑satunya penopang hidup ibunda tercinta Nenek Ginah, 80 tahun yang renta dan tak berdaya—tetapi juga secara langsung turun tangan datang ke kediaman keluarga tersebut pada Selasa, 2 Juni 2026, membawa bantuan berupa puluhan kilogram beras, telur, dan mi instan sebagai wujud nyata kepedulian institusi Polri.
Keputusan mulia menangguhkan penahanan bukan berarti menghapus tanggung jawab hukum. Tegasnya, Kapolres tetap memegang prinsip: tak seorang pun boleh lolos dari jeratan hukum di Indonesia. Penangguhan ini semata‑mata mengedepankan sisi kemanusiaan, demi mencegah penderitaan tambahan bagi Nenek Ginah yang tak memiliki siapa‑siapa lagi selain Wak Suparmin. Proses hukum tetap berjalan lancar, Wak Suparmin wajib kooperatif dan hadir saat dipanggil penyidik, namun ia kini tetap bisa berada di sisi ibundanya untuk merawat, menyuapi, dan menemani hari‑harinya.
Kedatangan langsung Bapak Kapolres ke rumah sederhana keluarga itu menjadi momen yang tak terlupakan. Disambut haru dan air mata bahagia, AKBP David Trio Prasodjo menyerahkan bantuan sembako secara langsung, menyalami, dan bertanya panjang lebar kondisi kesehatan Nenek Ginah. Beliau menegaskan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum yang tegas, melainkan juga pelindung, pengayom, dan sahabat masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu dan sedang dalam kesulitan.
Langkah luar biasa ini menuai apresiasi setinggi‑tingginya dari LSM Generasi Masyarakat Adil Sejahtera (GMAS) DPD Kabupaten Langkat. Ketua DPD LSM GMAS, Bung Donny, menyampaikan rasa terima kasih dan rasa bangga yang tak terkira.
“Kami sungguh tak kuasa menahan haru dan rasa hormat yang sedalam‑dalamnya. Di tangan Bapak Kapolres David Trio Prasodjo, Polres Langkat benar‑benar menampakkan wajah aslinya: tegas menegakkan hukum, namun selembut kasih sayang dalam memandang nasib sesama. Menangguhkan penahanan Wak Suparmin agar ia tak berpisah dari ibundanya yang sudah uzur, lalu datang sendiri membawa bantuan—ini bukan sekadar kebijakan, melainkan bukti nyata hati nurani seorang pemimpin yang sesungguhnya peduli. Kami tegaskan: hukum tetap berjalan, tak ada yang bebas lepas, namun belas kasih tak boleh mati. Inilah Polri yang kami banggakan, teladan bagi seluruh penegak hukum di mana pun,” ujar Bung Donny dengan nada terharu.
LSM GMAS melalui seluruh jajaran DPD LSM GMAS Langkat, kembali menyampaikan salam hormat dan salam komando setinggi‑tingginya kepada AKBP David Trio Prasodjo beserta seluruh personel Polres Langkat. “Terima kasih Bapak Kapolres, terima kasih telah mengajarkan kami bahwa keadilan sejati takkan pernah terlepas dari kemanusiaan. Semoga langkah mulia ini menjadi berkah dan teladan abadi bagi kita semua,” pungkas Bung Donny.
Kini tercatat jelas: Di Langkat, hukum tegak berdiri kokoh, namun senantiasa dihiasi belas kasih yang menyejukkan—wajah Polri yang patut dibanggakan sepanjang masa. (Red)
Editor : Rid.STP
