![]()
Buser24.com | Banda Aceh.
Suasana haru dan khidmat mewarnai acara pelepasan jemaah haji kloter pertama, pelepasan tersebut yang berlangsung pada pukul 15.00 Wib bertempat di Asrama Haji, Selasa (5/5/2026).
Di sela-sela kegiatan tersebut, Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, turut menyampaikan pesan penting kepada masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kekompakan di Tanah Rencong.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Aceh Irjen pol. Marzuki, menegaskan bahwa momentum keberangkatan jemaah haji bukan hanya menjadi ajang ibadah semata, tetapi juga refleksi bagi seluruh masyarakat untuk mempererat kebersamaan dan menjaga stabilitas daerah.
“Keberangkatan jemaah haji ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya nilai kebersamaan, persaudaraan, dan saling menjaga. Mari kita terus bangun kekompakan demi Aceh yang aman dan damai,” ujar Kapolda Aceh.
Ia menambahkan, sinergi yang terbangun selama ini telah memberikan dampak positif terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, yang menjadi prasyarat utama dalam mendukung pembangunan. Kondisi yang kondusif, lanjutnya, akan membuka ruang bagi percepatan berbagai program strategis daerah.
“situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat keamanan, melainkan seluruh elemen masyarakat.
Acara pelepasan tersebut turut dihadiri oleh unsur Kapolda Aceh, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Ketua DPRA Zulfadli, didampingi Sekda Aceh M. Nasir, Tokoh agama, serta keluarga jemaah haji yang tampak antusias mengantarkan para calon tamu Allah. Doa bersama pun dipanjatkan agar seluruh jemaah diberikan kelancaran, kesehatan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Sementara itu, panitia penyelenggara memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan lancar, mulai dari pemeriksaan administrasi hingga kesiapan transportasi menuju embarkasi.
Dengan penuh haru, para jemaah haji kloter pertama secara bertahap diberangkatkan, diiringi doa dan harapan dari keluarga yang mengantar. Momentum ini diharapkan tidak hanya menjadi perjalanan spiritual bagi para jemaah, tetapi juga membawa berkah bagi masyarakat Aceh secara keseluruhan.

Kapolda dalam sbutannya menambahkan, sinergi yang terbangun selama ini telah memberikan dampak positif terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, yang menjadi prasyarat utama dalam mendukung pembangunan. Kondisi yang kondusif, lanjutnya, akan membuka ruang bagi percepatan berbagai program strategis daerah.
Selain itu, kolaborasi lintas sektor juga dinilai penting dalam memastikan kebijakan yang diambil mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat dan menyeluruh. Dengan komunikasi yang intens dan koordinasi yang kuat, setiap tantangan dapat dihadapi secara bersama.
“kekompakan Pemerintah Aceh tidak hanya diperlukan dalam situasi tertentu, tetapi harus menjadi budaya kerja yang terus dipelihara. Hal ini penting agar proses pemulihan dan pembangunan dapat berjalan secara konsisten dan berkesinambungan.
“Dengan kebersamaan, kita optimistis pemulihan berjalan lebih cepat dan pembangunan dapat dirasakan manfaatnya secara luas,” pungkasnya.
Reporter : Andi.
