![]()
BUSER24.COM, Lombok Timur (NTB) – Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kotaraja di Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, kini memiliki kapasitas produksi air yang jauh lebih besar setelah adanya program peningkatan debit yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Peningkatan tersebut membuat pasokan air di IPA Kotaraja melimpah dan membuka peluang besar untuk memperluas layanan air bersih kepada masyarakat.
Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, menjelaskan bahwa pada awal pengoperasian, kapasitas produksi IPA Kotaraja hanya berada pada kisaran 50 liter per detik. Namun melalui program peningkatan kapasitas yang mulai direalisasikan pada tahun 2025, produksi air kini meningkat hingga mencapai 100 liter per detik.
Menurutnya, peningkatan kapasitas tersebut merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat layanan air bersih jangka panjang, terutama dalam mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan masyarakat.
“Produksi air saat ini sangat mencukupi, bahkan cenderung berlebih. Ini menjadi peluang besar untuk memperluas cakupan pelayanan air bersih kepada masyarakat,” jelasnya.28 Maret 2026.
Melimpahnya debit air menyebabkan reservoir atau bak penampungan di bagian hilir terisi penuh. Meski demikian, PDAM masih menghadapi tantangan dalam menyalurkan air secara optimal karena jumlah sambungan pelanggan belum sepenuhnya mampu menyerap kapasitas produksi yang ada.
Untuk menjaga kestabilan distribusi, PDAM sementara waktu melakukan pengaturan aliran air melalui pengendalian katup (klep) pada jaringan pipa. Langkah ini dilakukan agar tekanan air tetap stabil dan tidak melebihi kemampuan jaringan distribusi yang tersedia.
Namun pengaturan tersebut bukan solusi jangka panjang. Tekanan air yang tinggi dari wilayah hulu menuju hilir berpotensi mempengaruhi kondisi jaringan pipa apabila tidak diimbangi dengan peningkatan jumlah pelanggan yang memanfaatkan layanan air bersih.
Sebagai solusi, PDAM bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus memperluas jaringan distribusi melalui penambahan sambungan rumah baru. Melalui pekerjaan yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum, sebanyak 3.400 sambungan rumah lengkap dengan meter air telah berhasil direalisasikan.
Jaringan baru tersebut telah menjangkau sejumlah wilayah seperti Pene, Batu Nampar Selatan, Ekas, Lendang Terak, hingga Serewe, sehingga masyarakat di daerah tersebut mulai dapat menikmati layanan air bersih secara lebih mudah dan stabil.
Meski demikian, jumlah sambungan yang ada saat ini masih dinilai belum cukup untuk menyeimbangkan kapasitas produksi air yang mencapai 100 liter per detik. PDAM memperkirakan masih diperlukan tambahan sekitar 5.000 sambungan rumah agar distribusi air dapat berjalan lebih optimal dan merata.
Dengan bertambahnya jumlah pelanggan, diharapkan pemanfaatan kapasitas IPA Kotaraja menjadi semakin maksimal, tekanan air pada jaringan dapat lebih terkontrol, serta layanan air bersih dapat menjangkau lebih banyak masyarakat Lombok Timur.
PDAM Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan air bersih yang berkelanjutan, merata, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat baik saat ini maupun di masa mendatang.(ysef)
