![]()
JAKARTA , BUSER24COM – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2026 di Grand Ballroom Convention JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Rakornas yang mengusung tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia” tersebut dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto. Forum ini menjadi koordinasi pemerintah pusat, pemda, dan pemangku kepentingan sektor keuangan dalam memperluas akses keuangan masyarakat.
Bupati Asmar hadir bersama Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kepulauan Meranti Ira Selda Fitri, S.IP., MPA., serta Plt Kadis Kominfotik Kabupaten Kepulauan Meranti Sukri, S.E.
Kehadiran Bupati menjadi bagian komitmen Pemkab Meranti memperkuat koordinasi dengan pusat dan lembaga terkait, khususnya mendorong perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat.
Bagi Meranti, penguatan akses keuangan penting untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk pelaku UMKM, petani, nelayan, pedagang, serta kelompok lain yang membutuhkan akses pembiayaan formal.
Dalam laporannya kepada Presiden, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan Rakornas TPAKD merupakan bagian upaya mendukung Asta Cita, terutama pemerataan ekonomi, pemberantasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan.
Saat ini kita sudah memiliki 552 Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di seluruh provinsi, kabupaten, kota di Indonesia,” ujar Friderica.
Ia menjelaskan perkembangan TPAKD terus dipantau setiap tahun. OJK juga bekerja sama dengan BPS dan LPS dalam Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan.
Berdasarkan laporan itu, tingkat literasi keuangan Indonesia pada 2026 mencapai 69 persen, sementara tingkat inklusi keuangan melampaui 93 persen. Capaian inklusi tersebut telah melampaui target RPJMN 93 persen pada 2029.
Tentu saja ini merupakan hasil kerja sama yang sangat baik antara pemerintah, OJK, Bank Indonesia, dan seluruh pemerintah daerah di Indonesia,” kata Friderica.
Sementara itu, Presiden Prabowo mengapresiasi terbentuknya TPAKD di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota pada akhir 2024 sebagai capaian penting dalam pemerataan akses keuangan.
Ini suatu pencapaian kelembagaan yang perlu kita hargai dan kita banggakan,” ujar Prabowo.
Presiden menyampaikan penghargaan kepada OJK, pemda, Bank Indonesia, dan semua pihak yang membangun kelembagaan TPAKD di daerah.
Saya menyampaikan penghargaan kepada OJK, pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan semua pihak yang telah bekerja membangun kelembagaan ini,” tuturnya.
Prabowo juga menyoroti keterlibatan berbagai kelompok masyarakat sebagai penerima manfaat, mulai dari pengemudi online, petani, nelayan, pedagang, hingga santri, yang menunjukkan perluasan akses keuangan menyentuh berbagai sektor.
Bupati Asmar menilai penguatan akses keuangan menjadi faktor penting mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hasil Rakornas diharapkan menjadi referensi Pemda memperkuat program kemudahan akses layanan keuangan.
Pemda akan terus memperkuat sinergi dengan OJK, perbankan, lembaga keuangan, dan pemangku kepentingan agar akses pembiayaan dan layanan keuangan semakin menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa,” ujar Asmar.
Menurutnya, perluasan akses keuangan tidak hanya soal pembiayaan, tetapi harus dibarengi peningkatan literasi agar masyarakat mampu menggunakan layanan keuangan secara bijak, aman, dan produktif.
Ini penting untuk mendorong usaha masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan,” kata Asmar.
Rakornas TPAKD 2026 turut dihadiri pimpinan lembaga negara, anggota DPR dan DPD RI, para menteri Kabinet Merah Putih, serta kepala daerah se-Indonesia…(ZAMRI)

















Komentar