![]()
Berau, Kalimantan Timur, — Aktivitas penambangan batu bara yang diduga berlangsung di kawasan permukiman warga di Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, terus menuai sorotan publik dan awak media.
Pasalnya, inspeksi mendadak (sidak) yang telah dilakukan oleh pihak DPRD Berau bersama dinas terkait terhadap lokasi tambang tersebut dinilai belum membuahkan hasil yang jelas. Hingga saat ini, aktivitas penambangan diduga masih terus berlangsung tanpa adanya tindakan tegas dari instansi berwenang.
Berdasarkan hasil konfirmasi awak media, Lurah Gunung Panjang menyampaikan bahwa pihaknya hingga kini masih menunggu hasil resmi dari sidak yang telah dilakukan.
“Saya juga masih menunggu hasilnya. Sampai sekarang belum ada kejelasan terkait tindak lanjut dari sidak tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Rabu (15/4/2026).
Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya pihak kelurahan telah menerima surat terkait kegiatan sidak yang dilakukan oleh DPRD bersama dinas terkait beberapa bulan lalu. Namun hingga kini, belum ada informasi lanjutan maupun hasil resmi yang disampaikan kepada pihak kelurahan.
Kondisi ini memicu perhatian dan pertanyaan dari berbagai pihak. Awak media menilai, sidak yang dilakukan terkesan hanya formalitas, mengingat hingga saat ini belum ada kejelasan maupun langkah konkret dari pihak terkait.
Upaya konfirmasi kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) juga belum membuahkan hasil. Yang bersangkutan diduga menghindari awak media saat hendak dimintai keterangan terkait persoalan tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak DPRD Berau maupun dinas terkait belum memberikan pernyataan resmi. Awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi lanjutan guna mendapatkan informasi yang berimbang dan transparan.(Fendy)
