Beranda DAERAH Bertambah 37 Positif Corona, 4 Sembuh dan 2 Meninggal Dunia di Sumbar...

Bertambah 37 Positif Corona, 4 Sembuh dan 2 Meninggal Dunia di Sumbar Tembus 1412 Kasus

BERBAGI

FPIISUMBAR.COM – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), kembali merilis data terbaru data pantauan pasien Covid-19 se-Sumbar.

Menurut Juru Bicara Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, Jasman Rizal, dalam rilis data terakhir pembaharuan dan rincian perkembangan Covid-19 di Sumbar hingga Selasa, (18/08/2020), pukul 17:30 WIB sore ini.

Juga diterima fpiisumbar.com menyebutkan total sampai hari ini jumlah warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19 berjumlah sebanyak 1.412 orang atau bertambah sebanyak 37 orang bila dibandingkan dengan jumlah update sehari sebelumnya, Senin, (17/08/2020) tercatat 1.375 orang.

Selanjutnya pasien sembuh pada hari ini bertambah sebanyak 4 (empat) orang. Dengan demikian jumlah pasien sembuh hari ini total tercatat 918 orang. Sebelumnya pada update kemarin, Senin, (17/08/2020), tercatat 914 orang.

Kemudian pasien meninggal dunia hari ini bertambah 2 (dua) orang.

Dengan demikian total meninggal dunia hingga hari ini tercatat berjumlah 43 orang.

Adapun rincian total 1.412 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat, adalah:

Dirawat di berbagai rumah sakit 134 orang (9,5%)

Isolasi mandiri 242 orang (17,8%)

Isolasi daerah 8 (delapan) orang (0,6%)

Isolasi BPSDM 57 orang (4,0%)

Meninggal dunia 43 orang (3,0%)

Sembuh 918 orang (65,0%).

Diterangkan Jasman, berdasarkan laporan Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawabnya Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar.

“Melaporkan bahwa dari 1.193 sampel, terkonfirmasi tambahan 37 (tiga puluh tujuh) orang warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19, kesembuhan pasien Covid-19 setelah 2 (dua) kali konversi negatif bertambah 4 (empat) orang,” terang Jasman.

Adapun secara total jumlah spesimen diperiksa sampai hari ini, Selasa, (18/08/2020) adalah 93.118. dan jumlah orang diperiksa 81.118 orang.

“Positivity Rate (PR) : 1,74%,”

Selanjutnya, disebutkan Jasman, terkait asal daerah warga terkonfirmasi positif Covid-19 hari ini berasal dari 9 (Sembilan) daerah :

Kabupaten Tanah Datar 5 (lima) orang.

Kota Padang 18 orang.

Kota Padang Panjang 1 (satu) orang.

Kota Sawahlunto 1 (satu) orang.

Kabupaten Agam 4 (empat) orang.

Kabupaten Solok 1 (satu) orang.

Kota Solok 5 (lima) orang.

Kota Payakumbuah 1 (satu) orang.

Kota Bukittinggi 1 (satu) orang.

Berikut rincian pertambahan warga Sumbar terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 37 orang, sembuh 4 (empat) orang, dan meninggal dunia 2 (dua) orang, hari ini :

Kabupaten Tanah Datar

Wanita 63 th, warga Limo Kaum, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 35 th, warga Tanjuang Ameh, pekerjaan pegawai statistik, terinfeksi karena kontak PKM Limo Kaum, penanganan isolasi mandiri sementara.

Batita (laki-laki) 2 th, warga Limo Kaum, terinfeksi karena kontak PKM Limo Kaum, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 38 th, warga Pagaruyuang, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak PKM Limo Kaum, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 80 th, warga Pariangan, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Padang

Wanita 60 th, warga Batipuah Panjang, status IRT, diduga terpapar dari aktivitas keluarga, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 55 th, warga Ulak Karang Utara, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 25 th, warga Ulak Karang Utara, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 33 th, warga Banda Buek, pekerjaan karyawan bank, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 35 th, warga Kuranji, pekerjaan karyawan bank, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 50 th, warga Indaruang, pekerjaan karyawan BUMN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 17 th, warga Indaruang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 12 th, warga Indaruang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 74 th, warga Indaruang, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 33 th, warga Tanjuang Saba, pekerjaan swasta, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan dirawat di Semen Padang Hospital.

Wanita 20 th, warga Cengkeh, status mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 53 th, warga Pasa Ambacang, pekerjaan pedagang Pasar Raya, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 34 th, warga Pasa Ambacang, pekerjaan perawat, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 57 th, warga Jati, pekerjaan ASN, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Pekanbaru tanggal 12 Agustus 2020, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 43 th, warga Piai Tangah, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 57 th, warga Sungai Lareh, pekerjaan ASN, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Pekanbaru tanggal 12 Agustus 2020, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 70 th, warga Alai Parak Kopi, status IRT, diduga terpapar dari riwayat pengobatan dari rumah sakit, status meninggal dunia.

Wanita 69 th, warga Batang Kabuang, diduga terpapar dari riwayat pengobatan dari rumah sakit, penanganan dirawat di RSUP Dr. M. Djamil.

Kota Padang Panjang

Pria 56 th, warga Balai-balai, pekerjaan guru, terinfeksi karena hasil screening, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Sawahlunto

Pria 31 th, warga Batu Tanjuang, pekerjaan Polri, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Agam

Wanita 18 th, warga Biaro, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 15 th, warga Biaro, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 52 th, warga Biaro, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 28 th, warga Matua, pekerjaan wiraswasta, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Solok

Wanita 61 th, warga Sumani, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Solok

Wanita 14 th, warga Kampuang Jawa, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 18 th, warga Kampuang Jawa, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 53 th, warga Kampuang Jawa, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 41 th, warga VI Suku, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 18 th, warga VI Suku, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Payakumbuah

Wanita 56 th, warga Tiakar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Bukittinggi

Pria 16 th, warga Kayu Kubu, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pasien sembuh sebanyak 4 (empat) orang dengan rincian :

Pria 20 th, warga Ulak Karang Utara, status mahasiswa, terinfeksi karena kontak di pekerjaan, pasien RSUD Rasidin.

Wanita 43 th, warga Pasa Ambacang, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin.

Wanita 49 th, warga Banda Buek, status IRT, diduga terpapar dari rumah sakit, pasien RSUP Dr. M. Djamil.

Pria 49 th, warga Kampuang Pondok, pekerjaan karyawan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil.

Meninggal dunia 2 (dua) orang dengan rincian :

Pria 77 th, warga Biaro Kab. Agam, pekerjaan wiraswasta, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RSUD Dr. Achmad Mochtar.

Wanita 70 th, warga Alai Parak Kopi, status IRT, diduga terpapar dari riwayat pengobatan dari rumah sakit, pasien RSUP Dr. M. Djamil.

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Selasa 18 Agustus 2020 pukul 15.00 WIB.

Kasus Suspect dengan total 339 orang dengan rincian :

Dirawat sebanyak 18 orang.

Isolasi mandiri sebanyak 321 orang.

“Tetaplah waspada, jaga kesehatan dan mari konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ajak Jasman.

“Mari kita semua berdoa, semoga wabah pandemik Covid-19 segera berakhir,” tutup Jasman Rizal yang adalah juga Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Barat. (Tim Fpiisumbar)