![]()
SERGAI | Buser24.Com — Kapolsek Dolok Masihul bersama Tim gabungan Polsek Dolok Masihul Polres Serdang Bedagai, menggerebek lokasi yang diduga sarang penyalahgunaan narkoba di areal ladang sawit masyarakat.
Penggerebekan Sarang Narkoba tersebut Langsung dipimpin oleh Kapolsek Dolok Masihul AKP Inja V. Kaban, S.H. didampingi Kanit Reskrim IPDA L. Torosky RBP Manik, S.H. bersama anggota opsnal, Polsek Dolok Masihul.
Tepatnya di dusun VI Desa Pulau Tagor, Kec. Serba Jadi, Sergai. Lokasi ±100 meter dari kandang ayam.
Pada hari Sabtu, 29 Agustus 2026 pukul 16.30 WIB lalu.
Dari penggerebekan tersebut sejumlah 4 orang laki-laki tidak dikenal kabur melarikan diri.
Tim Opsnal menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya lokasi yang sering dijadikan tempat transaksi dan konsumsi narkotika jenis sabu kemudian petugas mendatangi lokasi itu pada pukul 16.30 WIB.
Saat petugas tiba dilokasi, diduga ada 4 orang yang melarikan diri tepat pada Pukul 17.00 WIB, penggerebekan tersebut di lakukan bersama Kades Pulau Tagor (Kasianto) dan Kadus, kemudian petugas memusnahkan alat bekas pakai yang ditemukan di lokasi.
Barang bukti yang dimusnahkan Yakni di lokasi sebagai berikut : (1) buah bong / alat hisap sabu. (4) helai plastik klip transparan ukuran kecil.
Pipet plastik yang telah dibengkokkan dan 1 buah mancis yang telah dimodifikasi.
Selanjutnya, Kapolsek Dolok Masihul AKP Inja V. Kaban, S.H. “mengatakan. saat ini ke (4) orang pelaku masih dalam penyelidikan dan pengembangan berikutnya.
Atas penggerebekan tersebut di benarkan oleh Kasi Humas Polres Sergai AKP Bringin Jaya, S.H., M.H. bahwa kegiatan GSN ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Pulau Tagor”
Kedepannya,
Kapolsek Dolok Masihul AKP Inja V Kaban SH. “Menyampaikan. kepada Pemdes, akan berkolaborasi dengan Sat Narkoba dan Polsek Dolok Masihul untuk memberikan informasi serta meminta pengetatan patroli rutin di area rawan, “kemudian, Kapolsek Dolok Masihul AKP Inja V Kaban SH. “mengimbau masyarakat. agar segera melapor jika mengetahui aktivitas mencurigakan terkait narkoba di wilayahnya. “Ujarnya. (HL24)
















Komentar