![]()
BUSER24.COM, Lombok Timur (NTB)– Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lombok Timur terus memperkuat komitmennya dalam memperluas layanan air bersih bagi masyarakat. Hingga Maret 2026, cakupan pelayanan air bersih baru menjangkau 15 kecamatan dari total 21 kecamatan yang ada di wilayah tersebut.
Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama manajemen PDAM terus berupaya meningkatkan akses air bersih melalui berbagai program strategis, baik yang bersumber dari kebijakan nasional maupun inisiatif daerah.
“Kami saat ini melayani 15 kecamatan melalui 15 kantor cabang yang tersebar di Lombok Timur. Perluasan jaringan menjadi prioritas utama agar seluruh masyarakat dapat menikmati layanan air bersih yang layak,” ujar Sopyan, Minggu (29/03/2026).
Salah satu upaya nyata yang tengah dijalankan adalah pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pantai Selatan, yang dirancang sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi keterbatasan pasokan air di wilayah selatan Lombok Timur yang kerap menghadapi tantangan kekeringan.
Menurut Sofian, program peningkatan layanan air bersih dilakukan melalui penambahan Sambungan Rumah (SR) baru serta optimalisasi jaringan distribusi. Pada tahap pertama, PDAM berhasil merealisasikan pemasangan sebanyak 4.900 sambungan rumah, yang memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan jumlah warga yang memperoleh akses air bersih.
“Kami menargetkan penambahan sekitar 3.700 sambungan rumah lagi pada tahap selanjutnya, sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa menikmati layanan air perpipaan secara langsung,” jelasnya.
Selain penambahan jaringan baru, PDAM juga melakukan pembenahan teknis pada pipa distribusi utama guna mengurangi potensi kebocoran dan menjaga stabilitas tekanan air ke rumah pelanggan. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus meminimalisir kehilangan air.
Menghadapi musim kemarau yang diperkirakan terjadi dalam beberapa bulan ke depan, PDAM bersama pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai strategi antisipatif, termasuk pemetaan sumber mata air alternatif yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga kontinuitas pasokan.
“Kami berupaya memastikan ketersediaan air tetap terjaga, terutama di wilayah yang rawan kekeringan. Ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat,” tegas Sofian.
Upaya penguatan infrastruktur air bersih ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui perbaikan sanitasi serta mendukung aktivitas ekonomi warga yang sangat bergantung pada ketersediaan air.
PDAM Lombok Timur optimistis, melalui langkah strategis yang berkelanjutan, akses air bersih yang merata dapat segera terwujud sehingga seluruh masyarakat dapat menikmati layanan dasar yang aman, mudah, dan terjangkau.
“Harapan kami, distribusi air bersih dapat berjalan lancar dan merata, sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau,” pungkasnya.(Yusef)
