oleh

Kepala Imigrasi Lotim Tegas: Tidak Ada Ruang bagi Calo, Laporkan Pegawai yang Terlibat!

Loading

BUSER24.COM, Lombok Timur (NTB)- Kepala Kantor Imigrasi Lombok Timur, Iqbal Rifai, memastikan pelayanan di Kantor Imigrasi Lombok Timur bebas dari praktik percaloan. Ia menegaskan tidak ada ruang bagi calo maupun pegawai yang mencoba mengambil keuntungan dari pelayanan pembuatan paspor. Pernyataan itu disampaikan Iqbal Rifai saat menggelar silaturahmi bersama insan pers di Lesehan RK2, Labuhan Haji, Selasa (21/7/2026).

Iqbal memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada praktik percaloan di Kantor Imigrasi Lombok Timur. Namun demikian, Ia menegaskan akan bertindak tanpa kompromi apabila di kemudian hari ditemukan adanya oknum pegawai yang terlibat dalam praktik tersebut.

“Kalau ada pegawai yang melakukan percaloan, catat namanya, hari apa, jam berapa kejadiannya, kemudian laporkan langsung kepada saya. Saya pastikan akan saya tindak tegas apabila terbukti,” tegas Iqbal.

Ia mengatakan seluruh pelayanan keimigrasian dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, transparan, dan tanpa perantara. Masyarakat juga diimbau tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang menawarkan jasa pengurusan paspor dengan biaya lebih mahal atau janji proses lebih cepat.

Menurut Iqbal, biaya pembuatan paspor sudah ditetapkan secara resmi oleh pemerintah, yakni sebesar Rp650.000 sesuai jenis paspor yang dimaksud dalam keterangannya. Pembayaran dilakukan langsung melalui bank yang telah ditunjuk sehingga tidak ada transaksi pembayaran kepada pegawai maupun pihak lain.

“Tarifnya sudah jelas. Uangnya langsung disetor melalui bank, bukan kepada petugas. Jadi kalau ada yang meminta biaya di luar ketentuan, segera laporkan,” ujarnya.

Iqbal berharap masyarakat dan media turut mengawasi pelayanan publik di lingkungan Kantor Imigrasi Lombok Timur. Menurutnya, pengawasan bersama menjadi bagian penting untuk menjaga integritas pelayanan agar tetap bersih, profesional, dan bebas dari praktik percaloan maupun pungutan liar.(Sae)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *