oleh

Dari Dampak Banjir Menuju Harapan Baru, SDN 1 Tualang Cut Direvitalisasi dengan Dana APBN Tembus  Rp2,18 Miliar

Loading

  Buser24.com | Manyak Payed (Aceh Tamiang ).

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Direktorat Pendidikan Dasar, Direktorat Jenderal PAUD Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen PAUD Dasmen), mulai merealisasikan revitalisasi menyeluruh terhadap gedung SD Negeri 1 Tualang Cut, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, yang mengalami kerusakan cukup parah akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025.

Program revitalisasi tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 dengan total nilai mencapai Rp2.185.568.747. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dalam memulihkan sarana dan prasarana pendidikan agar peserta didik kembali memperoleh layanan pendidikan yang aman, nyaman, dan layak.

pengawas proyek yang berada dilapangan dan enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa ” anggaran tersebut tidak hanya difokuskan untuk rehabilitasi bangunan sekolah, tetapi juga mencakup pengadaan kembali berbagai fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar yang rusak akibat terjangan banjir.

“Anggaran itu sudah termasuk penggantian fasilitas belajar seperti meja, kursi, lemari, serta perlengkapan ruang kelas lainnya yang mengalami kerusakan,” ungkapnya kepada awak media Buser24 Selasa (14/7/2026).

sambung ia menjelaskan bahwa ada sedikitnya 20 ruangan terdampak banjir, meliputi ruang kelas, ruang guru, serta beberapa fasilitas pendukung lainnya. Kerusakan yang terjadi mengakibatkan aktivitas belajar mengajar sempat terganggu sehingga diperlukan penanganan secara menyeluruh.

Menurutnya, pekerjaan revitalisasi saat ini terus dipercepat dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi agar dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

“Alhamdulillah, pengerjaan terus dipacu agar segera rampung sehingga seluruh fasilitas sekolah dapat kembali dimanfaatkan dan proses belajar mengajar berlangsung normal seperti sediakala,” katanya.

Revitalisasi SD Negeri 1 Tualang Cut diharapkan mampu mengembalikan kualitas lingkungan belajar yang aman dan representatif bagi para siswa maupun tenaga pendidik. Selain memulihkan dampak bencana, pembangunan ini juga menjadi upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu sarana pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang sehingga mampu menunjang proses pembelajaran yang lebih optimal di masa mendatang.

Disamping itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Aceh Tamiang, Samsul Rizal, menyampaikan apresiasinya kepada Kemendikdasmen atas perhatian yang diberikan terhadap pemulihan sarana pendidikan di daerah tersebut.

pada saat dikonfirmasi awak media melalui pesan  WhatsApp pribadinya 08527015xxxx Samsul Rizal sabagai kepala Dinas Pendidikan Dan kebudayaan Aceh TAmiang mengatakan revitalisasi SDN 1 Tualang Cut merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pemulihan sektor pendidikan pascabencana.

“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang telah memberikan perhatian besar terhadap pemulihan SD Negeri 1 Tualang Cut yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang pada akhir tahun 2025,” ujarnya.

Ia menilai perbaikan tersebut menjadi kabar baik bagi dunia pendidikan di Aceh Tamiang karena akan menghadirkan kembali lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan representatif bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.

“Perbaikan ini merupakan kabar baik bagi dunia pendidikan di Aceh Tamiang. Dengan tersedianya kembali sarana dan prasarana yang layak, kami berharap proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan berkualitas,” katanya.

Samsul Rizal menambahkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang akan terus berkoordinasi dengan pihak kementerian, pelaksana proyek, serta pihak sekolah untuk memastikan pekerjaan selesai sesuai spesifikasi, tepat mutu, dan tepat waktu.

“Semoga revitalisasi ini menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kecamatan Manyak Payed dan Kabupaten Aceh Tamiang secara keseluruhan,” pungkasnya.

 

Reporter : Andi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *