![]()
Batu Bara,Buser24.com – Pasca terjadinya kecelakaan lalu lintas tragis di Jalan Tol Lima Puluh–Indrapura Km 118+400 Jalur B, tepatnya di Desa Tanjung Muda, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Minggu (21/06/2026) sekitar pukul 03.00 WIB, jajaran Satlantas Polres Batu Bara bergerak cepat melakukan penanganan dan pengecekan langsung di lokasi kejadian.
Kasatlantas Polres Batu Bara, AKP Simon E. Simatupang, S.H., M.H., C.P.H.R., didampingi pihak Jasa Raharja Kisaran dan pengelola Tol HK turun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan proses penanganan korban berjalan maksimal sekaligus melakukan evaluasi awal penyebab kecelakaan.
Dalam kesempatan tersebut, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengendara yang melintas agar tidak memaksakan diri saat berkendara, khususnya ketika mengalami kelelahan atau mengantuk.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, kecelakaan melibatkan satu unit mobil penumpang travel Darma Putra jenis Isuzu warna hijau BK 7604 VK yang dikemudikan Erwinsyah Harahap (33) dengan satu unit kendaraan barang (truk) yang hingga kini identitas pengemudi maupun nomor polisi kendaraan masih dalam proses penyelidikan.
Data sementara mencatat sebanyak 4 orang meninggal dunia, 8 orang mengalami luka berat dan 9 orang mengalami luka ringan. Para korban mendapatkan penanganan medis di RSU Bidadari Batu Bara. Selain korban jiwa, insiden tersebut juga menyebabkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp2 juta, dengan kondisi kendaraan travel mengalami kerusakan berat pada bagian depan.
Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, diketahui mobil travel membawa sekitar 20 penumpang dengan rute perjalanan dari Kota Tanjung Balai menuju Bandar Basilam, Kabupaten Langkat. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan diduga menabrak bagian belakang sebuah truk yang bergerak searah di depannya.
Usai kejadian, kendaraan truk tidak ditemukan di lokasi dan saat ini masih dilakukan pencarian serta pendalaman oleh petugas untuk mengungkap secara pasti kronologi dan penyebab kecelakaan.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Nuraini (62), Atah (60), Ucok (62), dan Lasirah (70).
Kasatlantas Polres Batu Bara, AKP Simon E. Simatupang, S.H., M.H., C.P.H.R., menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama setiap pengguna jalan.
«“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar tidak memaksakan diri saat mengemudi. Apabila merasa lelah, mengantuk, atau kondisi fisik mulai menurun, manfaatkan rest area yang tersedia untuk beristirahat. Jangan mengambil risiko di perjalanan karena keselamatan jauh lebih penting daripada kecepatan. Ingat, keluarga di rumah selalu menunggu kita kembali dengan selamat,” tegas AKP Simon.»
Ia juga menambahkan bahwa Satlantas Polres Batu Bara akan terus melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap kendaraan truk yang terlibat guna memastikan penyebab pasti kecelakaan serta menindaklanjuti proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Polres Batu Bara turut mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga jarak aman, mengendalikan kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.
(Nando Sagala)
