![]()
Batu Bara,Buser24.com – Di tengah proses renovasi besar yang tengah berlangsung pada bagian atap Gereja HKBP Pematang Pao, secercah harapan hadir bagi jemaat. Pemerintah Kabupaten Batu Bara menunjukkan kepeduliannya dengan membangun rumah ibadah sementara, Jumat (24/04/2026).
Bantuan tersebut merupakan wujud nyata perhatian dari Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, Wakil Bupati Syafrizal, serta Kepala BPBD Kabupaten Batu Bara, yang sigap merespons kebutuhan masyarakat akan fasilitas ibadah selama masa renovasi.
Bagi masyarakat Desa Pematang Rambai, Kecamatan Nibung Hangus, kehadiran rumah ibadah sementara ini bukan sekadar solusi teknis. Lebih dari itu, bantuan ini menjadi simbol kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi keterbatasan.
Kini, jemaat Gereja HKBP Pematang Pao dapat kembali melaksanakan ibadah dengan tenang dan khusyuk tanpa terganggu oleh proses perbaikan bangunan utama gereja. Suasana haru dan penuh syukur pun menyelimuti seluruh jemaat yang merasakan langsung manfaat bantuan tersebut.
Pimpinan Jemaat Gereja HKBP Pematang Pao, Pendeta Eva Sinaga, S.Th, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah.
“Kami tidak bisa membalas kebaikan ini selain dengan doa. Terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang luar biasa kepada kami,” ungkapnya.
Langkah cepat Pemerintah Kabupaten Batu Bara ini juga menjadi cerminan kuatnya nilai kebersamaan dan toleransi yang terus terjaga di tengah masyarakat. Pemerintah dinilai tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga hadir dalam mendukung kehidupan spiritual warganya.
Ucapan doa dan harapan pun mengalir dari jemaat HKBP Pematang Pao, agar seluruh jajaran pemerintah yang telah membantu senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta keberkahan dalam menjalankan tugas demi kesejahteraan masyarakat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap kesulitan, selalu ada kepedulian yang hadir membawa harapan. Di Pematang Pao, harapan itu kini berdiri nyata—menjadi tempat bernaung sementara sekaligus simbol kasih dan perhatian yang tulus dari pemerintah kepada masyarakatnya.
(Nando Sagala)
