Beranda DAERAH Diduga Infeksi Akibat Operasi Gagal Ginjal, Kemudian di Covid kan, Ada apa...

Diduga Infeksi Akibat Operasi Gagal Ginjal, Kemudian di Covid kan, Ada apa Dengan Awal Bros ?

BERBAGI

Buser24.com, Pekanbaru :

Berawal dari sakit ginjal Tuan Gt (almarhum) berobat ke rumah sakit Awal Bros jalan Subrantas pada bulan Oktober 2020, Tuan GT dirawat di Rumah Sakit Awal Bros, dan diduga menerima perawatan ala kadarnya, kemudian pada tanggal 27 Nopmber 2020, pihak rumah sakit mengadakan operasi Ginjal dalam kurun waktu 10 (sepuluh) hari sesudah operasi pasien atas Almarhum ST keluar dari rumah sakit, Jumat (9/4/21).

Kemudian pasien kontrol 16 Desember 2020 kembali kerumah sakit untuk memeriksa keadaan karena sudah ada rasa tidak enak, Tutur keluarga.

” Kemudian setelah tiga hari yaitu pada tanggal 19 Desember 2020 Masuk Rumah Sakit Kembali dan langsung di opname karena Infeksi bekas Operasi Pecah dan bernanah dan mengalami demam tinggi dan ada benjolan di dalam pengoperasian karena pembengkakan di bagian pengoperasian pihak rumah sakit menyatakan Kanker Ganas ( 23/12/20).” Tutur istri korban.

Pihak keluarga juga kecewa terhadap penanganan pihak Rumah Sakit Awal Bros karena diduga kurang mantap/sigab dalam penanganan pihak Rumah Sakit Awal Bros.

Ingin menyelamatkan suami sang istri pun berniat membawa suami keluar rumah sakit Awal Bros, namun sangat di sayangkan pihak rumah sakit tak mengijinkan dengan cara harus swab Covid.

” Karena keluarga ingin pindah rumah sakit tak boleh katanya harus swab, swab di adakan pada tgl 31/12/20, dan hasil sweb keluar tgl 1/1/21 jam 10:00 wib di nyatakan positif, langsung di masukkan keruang isolasi sampai meninggal dan di kuburkan secara copid.” Tutur Istri korban sambil meneteskan air mata.

Saat di komfirmasi Dirut Rumah Sakit Awalbros yang di wakili oleh humas Asmardi mengatakan Nantinya saya kordinasikan sama dokter yang menangani.” Ujar Asmardi (18/3/2021).

Lanjutan pertemuan di adakan di kantor administrasi Rumah Sakit Awal Bros pada tanggal 27/3/2021, Dokter nya juga mengakui kalau pasien masuk dengan gagal ginjal.

” Ya Almarhum masuk karena Gagal ginjal.” Ucap dokternya Sheandra.

Kemudian Ny LN istri Almarhum selaku ahli waris (ISTRI) dari Alm ST. Mengadu para TIM Solidaritas Pers Indonesia, dan TIM menerima Kuasa dgn Nomor: 12/WAS-SK/PID/III/2021 tertanggal 22 Maret 2021.

Kemudian penerima kuasa menyurati RS Awal Bross panam merujuk pada ketentuan Pasal 46 ayat (1), 47, 52 Undang-undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, Pasal 29 ayat (1) huruf H Undang-undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit serta Pasal 12 ayat (2) dan ayat (3) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 269/MENKES/PER/III/2008 tentang Rekam medis.

” Kita akan perjuangkan kebenaran,supaya tidak ada lagi dugaan mal praktek oleh dokter dan rumah sakit, supaya jangan jadi momok bagi masyarakat.” Ujar Wira Siregar S.H, yang akrap di sapa dengan wira. (Tim/Irianto Ketaren)