![]()
BUSER24.COM, Lombok Timur (NTB)- Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih baik, ramah, dan humanis sesuai arahan pimpinan daerah serta harapan masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur, Lalu Aries Fahrozi, menegaskan bahwa peningkatan mutu layanan kesehatan menjadi fokus utama ke depan. Menurutnya, pelayanan yang profesional dan berorientasi pada nilai kemanusiaan merupakan kebutuhan utama masyarakat.
“Kesehatan ke depan harus lebih baik dan lebih maju sesuai instruksi pimpinan kita. Yang paling penting adalah harapan masyarakat, sehingga pelayanan harus semakin bagus, ramah, dan humanis,” ujar Aries Fahrozi, saat ditemui diruang kerjanya, Kamis, (15/1/2026).
Selain peningkatan pelayanan, Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur juga memberi perhatian serius pada kesehatan gizi ibu dan anak, termasuk upaya penurunan angka stunting. Aries Fahrozi menyampaikan bahwa jika dibandingkan antara tahun 2025 dan 2026, tren stunting di Lombok Timur terus mengalami penurunan.
“Alhamdulillah, isu stunting dari tahun 2025 ke 2026 terus menurun. Namun demikian, stunting tetap menjadi atensi kita bersama, tidak hanya Dinas Kesehatan, tetapi seluruh pihak sesuai dengan porsi dan perannya masing-masing,” jelasnya.
Terkait anggaran kesehatan tahun 2026, Aries Fahrozi mengungkapkan bahwa besarannya tidak jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut disebabkan sebagian besar program kesehatan yang dijalankan merupakan program dari pemerintah pusat yang diimplementasikan di daerah, termasuk di Kabupaten Lombok Timur.
“Program yang kita jalankan mayoritas adalah program dari pusat, baik yang dilaksanakan oleh kabupaten maupun kota, khususnya di Lombok Timur,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program BPJS Kesehatan menjadi salah satu prioritas utama Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur. Hal ini sejalan dengan komitmen Bupati Lombok Timur untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan tanpa kendala.
“BPJS Kesehatan menjadi prioritas kami karena itu adalah komitmen Bapak Bupati. Tujuannya agar masyarakat tidak mengalami kesulitan dan memastikan seluruh masyarakat dapat ter-cover layanan kesehatannya,” ungkapnya.
Saat ini, tingkat kepesertaan BPJS Kesehatan di Lombok Timur telah mencapai sekitar 80 persen berdasarkan data BPJS Kesehatan. Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan cakupan tersebut agar seluruh masyarakat Lombok Timur dapat terlayani secara optimal.
“Ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh masyarakat Lombok Timur ter-cover BPJS Kesehatan dan tidak ada kendala dalam mengakses layanan kesehatan,” pungkas Aries Fahrozi.(Sae)
